LIMAU MANIS, METRO–Rumah sakit Universitas Andalas (Unand) siap untuk menjadi rumah sakit penyangga jika seandainya terjadi bencana alam yang tidak diinginkan seperti tsunami di Kota Padang.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama RS Unand, Yevri Zulfiqar kepada awak media saat saat bersilaturahmi dengan tema “Peran RS Unand dalam peningkatan kesehatan masyarakat Sumatera Barat dan sekitarnya,” katanya, Kamis (18/4).
Hal tersebut menurutnya, secara geografis dan Sumber Daya Manusia (SDM) RS Unand cukup mendukung, karena berada di tempat yang lebih tinggi, dan juga insan RS Unand juga banyak akademisi dan menjadi trainer di tempat lain.
“Dari bawah menuju ke Unand ada sekitar 35 menit, dalam waktu tersebut kita sudah dapat melakukan persiapan dengan tim kita untuk melayani pasien jika terjadi bencana, baik kamar operasi, maupun dokter bedahnya yang standby 24 jam,” katanya, Kamis (18/4)
Selain itu, katanya di bidang fasilitas kesehatan, RS Unand juga memiliki peralatan canggih yang cukup mumpuni. Bahkan, katanya adalah satu-satunya Rumah Sakit dengan tipe B di Kota Padang, dan siap untuk membackup RSUP M. Djamil.
Di usianya yang ketujuh tahun ini, RS Unand telah menjadi penyangga pengobatan layanan kanker (onkologi) terpadu mulai dari preventif sampai penanganan dan rehabilitas yang di datangi oleh pasien dari luar daerah, bahkan luar Sumbar, seperti Riau, Bengkulu dan sebagainya.
Selain itu, salah satu kelebihan RS Unand lainnya kata Yevri adalah SDM Unand yang juga menjadi pencetak dokter yang andal di bidangnya.
“Kita sudah menyediakan sarana prasarana, punya alat berteknologi tinggi, memiliki kamar operasi yang luar biasa, dan punya dokter kemoterapi yang sudah konsultan semua,” jelasnya.
“Dengan semua ini, kami yakinkan bahwa RS Unand siap memberikan pelayanan dengan keramahtamahan dan memberikan hasil terbaik,” lanjutnya.
Yevri Zulfiqar menambahkan selain perawatan onkologi dan perawatan intensif, RS Unand juga memfokuskan pada medical check up. Setiap tahun, ada sekitar 7.000 mahasiswa baru yang menjalani pemeriksaan di RS Unand.
Sementara itu, Rektor Unand, Efa Yonedi mengungkapkan RS Unand memiliki SDM yang unggul, dengan fasilitas yang modern dan pelayanan yang prima bagi pasien-pasien yang membutuhkan. “Selain itu, RS Unand sudah terakreditasi paripurna, dengan bintang lima, dan siap menjadi rumah sakit rujukan,” katanya. (brm)






