PONDOK, METRO–Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Padang menyiapkan langkah antisipasi untuk mengatasi gangguan keamanan pada wisatawan yang berkunjung saat libur Lebaran 1445 Hijriah.
“Kita bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk mendirikan posko pengamanan di beberapa destinasi wisata. Ini untuk mengatasi potensi gangguan keamanan selama musim libur lebaran,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani.
Ia menjelaskan, gangguan yang biasanya terjadi saat musim liburan adalah pemalakan parkir dan ketok harga oleh pedagang. Wisatawan yang merasa dirugikan karena hal tersebut, bisa melapor ke posko yang disiapkan Pemko.
Menurutnya, Pemko Padang juga tengah menyiapkan nomor kontak pengaduan yang bisa diakses oleh wisatawan.
Selain itu, Pemko Padang juga memasang bilboard yang mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap tindakan pemalakan dan melaporkan jika menemukan kejadian tersebut.
“Kita juga akan mengimbau secara berkala melalui pengeras suara di destinasi wisata agar tidak ada oknum yang mencari keuntungan dengan tindakan melanggar hukum seperti pemalakan,” katanya.
Jika masih ditemukan ada tindakan pemalakan di lapangan, maka pelaku akan ditindak tegas karena Pemko Padang juga bekerja sama dengan Polres setempat untuk memberantas hal tersebut.
“Kita berharap dengan langkah antisipasi yang disiapkan ini, wisatawan yang datang ke Kota Padang bisa lebih aman dan nyaman dalam berwisata,” katanya.
Menjelang libur Lebaran, Dinas Pariwisata Padang juga merangkul kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk menyiapkan tempat dan atraksi wisata yang menarik bagi wisatawan.
Ada beberapa objek wisata baru yang bisa dinikmati wisatawan di Kota Padang pada musim libur lebaran kali ini, di antaranya wisata menunggang kuda, memanah dan motor ATV di Pasir Jambak, kemudian destinasi wisata Kolam Hiu di Kawasan Teluk Buo.
Festival Muaro Sambut Pemudik
Selain itu, untuk menyambut para perantau dan wisatawan Pemerintah Kota Padang kembali menggelar ‘Festival Muaro Padang’ pada tahun ini. Kegiatan tersebut direncanakan akan digelar di sepanjang Batang Arau dan kawasan Kota Tua yang akan berlangsung pada 19-21 April 2024.
Iven tersebut dipersembahkan untuk warga Kota Padang dan pengunjung yang menghabiskan waktu libur lebarannya di Kota Padang. Diharapkan melalui gelaran ini dapat meningkatkan perekonomian warga Kota Padang dan juga meningkatkan PAD Kota Padang.
Untuk diketahui, Festival Muaro Padang pada tahun ini mengusung konsep yang berbeda dari tahun lalu, tentunya akan semakin menarik, dimana akan memadukan nuansa tempo dulu dengan kekinian.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani menyebutkan, berbagai kegiatan bakal menghiasi Festival Muaro Padang. “Sesuai dengan rundown awal, pada hari pertama, Jumat (19/4/2024), di samping menggelar acara pembukaan akan diadakan Batang Arau Selaju Sampan, Urang Padang Bagamad, Karnaval Budaya serta Lomba Video Reel IG dan Tiktok dengan Tema Kota Tua dan Batang Arau. Selain itu juga dilangsungkan Peresmian Batang Arau sebagai Objek Wisata Baru,” sebutnya.
Kemudian hari kedua, Sabtu (20/4), akan disajikan Panggung Budaya Multi Etnik di beberapa gang Kota Tua. Kemudian Fashion Show Zaman Jadoel Gen-Z dimana anak-anak SD dan SMP berpakaian masa lalu. Kemudian ada Pameran Ekraf dan UMKM serta Pameran Motor Jadoel.
“Pada Minggu (21/4), di samping menggelar acara penutupan akan diadakan Pameran Foto dan Penerbitan Buku Batang Arau, Pasar Kuliner Masa Lalu, lalu masih menggelar Lomba Video Reel IG dan Tiktok dengan Tema Kota Tua dan Batang Arau serta Pameran Ekraf dan UMKM,” pungkas Yudi. (brm)





