PADANG, METRO–Seorang bocah berusia sembilan tahun tewas terlintas truk tangki pengangkut minyak sawit (CPO) di Jalan Lintas Padang-Solok, Lubuk Paraku, kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang, Selasa (2/4) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kondisi bocah bernama Abdul Mustofa yang berasal dari Kabupaten Sijunjung dan berstatus pelajar itupun sangat mengenaskan. Tubuhnya hancur digilas ban truk hingga membuat korban setektika tewas bersimbah darah di lokasi kejadian.
Sontak saja, insiden itu membuat heboh warga dan menarik perhatian pengendara yang melintas di lokasi kejadian. Tak lama berselang, Polisi dari Polsek Lubuk Kilangan datang untuk mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans.
Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Harry Mariza Putra mengatakan, kejadian bermula saat truk CPO BA 9618 IU yang dikemudikan Ucok Damanik (51) warga Lubuk Kilangan baru saja keluar dari tempat pencucian. Kemudian hendak menuju ke arah Padang.
“Sesampai di TKP, datang anak-anak dari arah seberang jalan sehingga tertabrak truk hingga membuat tubuh korban terlindas roda truk. Anak tersebut langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Sopir diduga tak mengetahui keberadaan anak tersebut hingga tak sengaja menggilasnya,” ungkap Kompol Harry Mariza Putra.
Kompol Harry Mariza Putra belum bisa menjelaskan kenapa korban tiba-tiba berada di lokasi kecelakaan. Padahal, korban diketahui merupakan warga dari Kabupaten Sijunjung. Pihaknya pun masih menunggu kedatangan pihak keluarga korban.
“Saat ini sedang menyelidiki peristiwa itu. Sopir dan truknya sudah diamankan oleh Unit Laka Lantas Polresta Padang. Sopir masih menjalani pemeriksaan intensif. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Padang,” tukas Kompol Harry Mariza Putra.
Terpisah, Kasat Lantas Polresta Padang, melalui Kanit Turjawali Iptu Rudi Chandra mengatakan, korban merupakan warga Jorong Koran, Dusun Koran I, Kelurahan Pematang Panjang, Kabupaten Sijunjung dan berstatus pelajar SD.
“Hasil olah TKP, sopir tidak melihat adanya bocah tersebut di depan truk yang di kendarainya. Saat itu, pengemudi truk yang datang dari arah Lubuk Paraku menuju ke arah Kota Padang tidak melihat Blind Spot, sehingga tidak mengetahui keberadaan seorang bocah di bahu jalan, dan kemudian menabraknya,” jelasnya.
Menurut Iptu Rudi, untuk saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara oleh petugas Satlantas Polresta Padang dan akan dibawa oleh pihak keluarganya ke rumah duka.
“Akibat perbuatannya yang menghilangkan nyawa seorang bocah tersebut, Ucok Damanik diamankan ke Mapolresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tutupnya. (brm)






