PASBAR,METRO–Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, seorang warga yang hilang terbawa arus saat menyeberangi Sungai Batang Taming, di Jorong Taming Batahan, Nagari Batahan Barat, Kecamatan Ranah Batahan, akhirnya ditemukan, Senin (1/4).
Saat ditemukan oleh Tim SAR gabungan, kondisi korban bernama Kabul (44), Jorong Mojo Rejo, Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, kondisinya sudah meninggal dunia tersangkut kayu di sungai. Jasadnya ditemukan sejauh 2 Kilometer dari titik korban hanyut menyeberangi sungai.
“Sebelumnya Tim yang terdiri dari, Polsek Ranah Batahan, Pos SAR Pasaman,TNI , BPBD dan di bantu oleh masyarakat setempat, sudah melakukan penyisiran di Sungai Batang Taming itu sepanjang Dua Kilo Meter,”kata
Kapolsek Ranah Batahan AKP Yuliarman membenarkan warga yang dilaporkan hilang sejak Jumat (29/3) lalu, sudah berhasil ditemukan. Menurutnya, korban ditemukan setelah pihaknya bersama Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di aliran sungai.
“Kami bersama tim melakukan penyusiran selama tiga hari dengan mengunakan perahu karet dan perahu dari masyarakat. Alhamdulilah, pencarian pada hari ketiga ini membuahkan hasil. Korban Kabul ditemukan tersangkut oleh sebatang kayu di tengah Sungai Batang Taming,” ujar AKP Yuliarman.
Dijelaskan AKP Yuliarman, setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi bersama Tim SAR gabungan dibantu masyarakat setempat dari dalam sungai. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Desa Baru Pasbar, untuk dilakukan visum.
“Tidak ada ditemukan tanda-tanda luka aniaya pada tubuh korban. Dipastikan korban meninggal karena tenggelam terseret derasnya arus sungai. Setelah dilakukan pembersihan, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Pos SAR Pasaman Randi membenarkan penemuan itu. Dengan ditemukannya korban, operasi pertolongan dan pencarian terhadap korban dihentikan serta seluruh personel dikembalikan ke instansinya masing-masing.
“Alhamdulillan kami telah berhasil menemukan Jasad korban dalam keadaan tewas, dan masih memakai pakaian yang masih utuh, namun tubuhnya sudah mulai membengkak,” kata Randi singkat.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, dalam wawancara dengan Singgalang pada Minggu (31/3), menyatakan bahwa korban diduga hanyut saat membawa kayu bakar pulang melintasi Sungai Batang Taming.
“Korban diduga hanyut saat membawa kayu bakar pulang, tepatnya di Jorong Taming Batahan, sekitar pukul 17.30 WIB dan ditemukan hari ini (kemarin-red). Tim pencarian terdiri dari pihak BPBD, Polsek, Koramil, Basarnas, serta pihak Nagari Desa Baru dan Nagari Batahan Barat, serta melibatkan ratusan warga,” tukasnya. (end)






