SOLOK/SOLSEL

Ikuti Pertemuan Advokasi Pelaksanaan IVA Test, Cegah Kanker Serviks dan Payudara

0
×

Ikuti Pertemuan Advokasi Pelaksanaan IVA Test, Cegah Kanker Serviks dan Payudara

Sebarkan artikel ini
ADVOKASI KANKER SERVIKS— Sekitar 30 peserta dari seluruh lapisan masyarakat di masing-masing Kelurahan Kota Solok mengikuti pertemuan advokasi pelaksanaan IVA test di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok

SOLOK, METRO–Sebanyak 30 orang peserta dari seluruh lapisan masyarakat di masing-masing kelurahan Kota Solok mengikuti pertemuan advokasi pelaksanaan IVA test. Pertemuan ini dilakukan agar nantinya masya­rakat paham akan pentingnya edukasi dan mencegah terjadinya kanker serviks dan kanker payudara terhadap wanita.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Ti­dak Menular Dinas Kesehatan Kota Solok Hiddy­a­turrahmi, mengatakan ke­giatan pertemuan ini meng­hadirkan narasumber ahli. Tujunnya agar nantinya masyarakat paham tentang pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin secara berkala sehingga terhindar dari penyakit.

“Nantinya para peserta yang ikut sosialisasi tersebut akan menyebarkan informasi kepada orang di sekitarnya tentang pentingnya pemeriksaan IVA Tes dan Sadanis serta pola hidup sehat,” jelas Hiddayaturrahmi.

Baca Juga  Kemungkinan Karantina Wilayah Terbatas, 39.578 KK Terdampak Ekonominya

Hiddayaturrahmi juga berharap kegiatan ini  menjadi salah satu upaya dapat menurunkan angka kematian akibat adanya kanker leher rahim dan kanker payudara pada wanita subur yang pernah menikah dan pernah melakukan hubungan seksual dengan rentang usia 15 tahun ke atas

Dr. H. Helwi Nofira, SpOG-K selaku narasumber dalam pertemuan ini menjelaskan bagaimana cara mendeteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA dan Pap Smear. Pada tahap dini, Kanker Serviks tidak memiliki gejala.

“Jadi wanita bisa saja terkena Kanker Serviks tanpa diketahuinya. Deteksi dini terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan tes inspeksi Visual Asam Acetat (IVA)  dengan pemberian asam asetat pada leher rahim selama 1 menit. Pemberian asam asetat ini merupakan metode murah namun memiliki tingkat akurasi tinggi. Dalam durasi 60 detik, hasil pemeriksaan akan diketahui jika ada kelainan yaitu munculnya bercak putih pada serviks yang perlu diwaspadai sebagai luka pra kanker,” jelas dr. Helwi.

Baca Juga  Tiap OPD Bentuk Satgas New Normal

Banyak orang yang memilih IVA test karena tidak membutuhkan keahlian yang tinggi dan biaya tes yang terbilang murah dibandingkan dengan pap smear. Meski begitu, pemeriksaan ini tetap sangat baik meski hanya membutuhkan sumber daya yang rendah. Secara keseluruhan, IVA test sama bermanfaatnya dengan pap smear. Sebelum melakukan pemeriksaan tersebut, ada baiknya untuk memastikannya dulu pada dokter. (vko)