Ramadhan Kareem

Honda Hayati Bagikan Tips Aman Berkendara Saat Bulan Ramadhan

0
×

Honda Hayati Bagikan Tips Aman Berkendara Saat Bulan Ramadhan

Sebarkan artikel ini
hayati
TIPS— PT. Hayati Pratama Mandiri memberikan beberapa tips aman berkendara di saat bulan Ramadhan.

PADANG, METRO–Memasuki bulan suci Ramadhan, sejumlah umat Islam menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Walaupun begitu tentunya tidak menghentikan beragam aktivitas dan rutinitas seperti hari-hari biasanya, salah satunya dengan ber­kendara menggunakan se­peda motor.

Tapi tentunya berkendara di bulan Ramadhan saat berpuasa akan sedikit berbeda dengan hari biasa pada umumnya,  diantaranya dengan menahan haus dan lapar, dan juga harus lebih bersabar karena di bulan tersebut para pengendara yang berpuasa harus lebih bisa menjaga hawa nafsu seperti tidak boleh emosi, dan melakukan hal-hal yang dilarang.

Untuk itu,  agar tetap selalu #Cari_Aman di jalan raya, Febriadi selaku Instructor Safety Riding PT.Ha­yati Pratama Mandiri memberikan tips aman berkendara di saat Bulan Raamdhan.

“Pertama tentu saja mengutamakan makan sa­hur. Ketika berpuasa, tubuh melakukan penyesuaian dengan pola makan baru sebanyak dua kali dalam satu hari. Artinya, makanan sehat dan bergizi pen­ting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu, kamu harus memenuhi asupan cairan harian agar tidak mengalami dehidrasi saat puasa. Tanpa asupan menu yang tepat, tubuh akan mudah merasa lelah dan lemas, sehingga kamu menjadi kurang produktif, ”ujar Febriadi.

Baca Juga  Pemkab Dharmasraya Turunkan 26 Tim Ramadhan, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Vaksinasi

Selanjutnya, Istirahat yang cukup. Faktanya, tidur sama pentingnya dengan olahraga teratur dan makan makanan yang seimbang. “Tidak hanya bisa membuat kamu merasa lebih segar, istirahat yang cukup juga bisa memberikan banyak manfaat ke­sehatan,”jelas Febriadi.

Tips selanjutnya dari Febriadi yaitu, Olahraga ringan. Olahraga adalah sebuah aktivitas fisik yang sangat sehat dan penting untuk dilakukan secara rutin. Meskipun berada di tengah himpitan kesibukan, olahraga/aktivitas fisik ringan tetap harus dilakukan untuk menjaga kesehatan. “Manfaat dalam berloharaga: menormalkan kadar kolestrol di­da­lam tubuh, membakar ka­lori di dalam tubuh, menyehatkan jantung, mengura­ngi stress. Kenali beberapa aktivitas fisik sederhana yang sebenarnya da­pat dilakukan di rumah seperti Lompat tali, Jumping jack, squat jump, naik turun tangga, jogging di tem­pat,”terangnya.

Gunakan perlengkapan berkendara yang aman. Berkendara saat berpuasa di bulan Ramadhan juga harus perhatikan keamanan dan kenyamanan. Untuk itu selalu gunakan perlengkapan berkendara se­perti helm, jaket, sepatu dan juga sarung tangan untuk mengurangi dampak yang di timbulkan seandainya kita mengalami kecelakaan. Selain itu, posisi berkendara yang baik juga akan mempengaruhi kenyamanan dan tingkat kelelahan yang kita rasakan ketika berkendara.

Baca Juga  Ramadhan, FT-Unand Bantu Pemko Solok Wastafel

Patuhi rambu lalu lintas. Berkendara saat puasa sebaiknya tidak dijadikan alasan melanggar peraturan, seperti malas menunggu di lampu merah atau ambil jalan pintas berkendara lawan arah. Peraturan berlalu lintas adalah kesepakatan ber­sama yang jika dilanggar be­rarti merugikan orang lain.

Memilih dan menentukan rute perjalanan. Berangkat lebih awal juga bisa mengantisipasi kema­cetan arus lalu-lintas di perjalanan. Atur rute perjalanan yang tepat, pengendara bisa memanfaatkan tek­nologi seperti menggu­nakan aplikasi Google Maps dan sejenisnya untuk mengetahui kepadatan trafik lalu lintas. Cari rute yang tepat atau tercepat, atau bisa juga menggu­nakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Hal tersebut juga untuk menghindari gejala kelelahan atau dehidrasi ketika berkendara. (rom)