BERITA UTAMA

Raih Keutamaan Ramadhan dengan Ibadah Maksimal dan Berkualitas

2
×

Raih Keutamaan Ramadhan dengan Ibadah Maksimal dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Oleh : Ustaz Dr. Muh ammad Yusran Hadi, Lc

ALHAMDU­LIL­LAH kita diper­te­mu­kan dengan bulan Ra­madhan tahun ini. Be­rarti Allah ta’ala mem­beri kesem­pa­tan kepada kita untuk memperbaiki kesa­lahan atau kekura­ngan ibadah kita pada bulan Ramadhan yang lalu atau pada bulan-bulan lainnya sebelum kedatangan bulan Ramadhan ini. Agar kita dapat me­raih berbagai keuta­maan bulan Ra­madhan.

Bisa jadi ibadah kita pada bulan Ramadhan yang lalu atau bulan-bulan lainnya sebelumnyai tidak maksimal dan optimal.Tidak mengkhatam Alquran beberapa kali bahkan sekalipun selama sebulan. Alquran terkadang dibaca dan terkadang tidak diba­ca, shalat-shalat sunnat khususnya Tarawih, Ta­hajud dan Witir terkadang dikerjakan dan terkadang tidak dikerjakan, dan se­bagainya.

Bisa jadi ibadah yang kita lakukan tidak berkualitas karena tidak sesuai dengan petunjuk (Sunnah) Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wa sallam sehingga tidak diterima oleh Allah ta’ala. Meskipun kita banyak beribadah, namun jika tidak berkualitas, maka tidak akan diterima oleh Allah ta’ala. Ibadah akan diterima jika sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad Shalla­hu’alaihi wa sallam. Inilah ibadah yang berkualitas.

Maka, inilah kesempatan bagi kita untuk memperbaikinya di bulan Ramadhan tahun ini. Agar kita dapat meraih berbagai keutamaan bulan Rama­dhan kali ini, dengan mela­kukan berbagai amal shalih padanya seperti puasa, tadarus Alquran, shalat-shalat sunnat khususnya Tarawih, Tahajud dan Witir, zikir, dan infak.

Dengan demikian, di­pertemukan dengan bulan Ramadhan ini merupakan nikmat Allah ta’ala yang besar yang wajib kita syu­kuri. Oleh karena itu, mari bersyukur kepada Allah ta’ala. Bersyukur berarti melakukan ibadah dan amal shalih dan meninggalkan maksiat.

Enam Keutamaan Ramadhan

Banyak keutamaan yang dimiliki oleh bulan Ramadhan. Maka sangatlah wajar bila bulan ini dijuluki oleh Rasullulah shallahu ‘alaihi wa sallam sebagai sayyidusy syuhur (penghulu segala bulan). Di antara keutamaannya yai­tu. Pertama: Ramadhan merupakan syahrul Quran (bulan Alquran). Diturunkannya Alquran pada bulan Ramadhan menjadi bukti nyata kemuliaan dan keagungan bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, pada bu­lan Ramadhan ini kita sa­ngat digalakkan untuk memperbanyak tadarus Alquran (berinteraksi dengan Alquran), yaitu membaca memahami, meng­khatamkan, menghafal, dan mempelajari Alquran. Tanpa membaca, memahami, dan mempelajari Alquran, maka kita tidak mungkin mengamalkan Alquran.

Sedangkan mengamalkan Alquran hukumnya wajib ‘ain. Untuk itu, kita wajib membaca, memahami dan mempelajari Alquran. Tadarus Alquran wajib dilakukan oleh seorang Muslim pada setiap waktu khususnya di bulan Ramadhan.

Kedua, Ramadhan me­ru­pakan syahrun mubarak (bulan keberkahan). Mak­nanya, setiap ibadah atau amal shalih (kebaikan) yang dilakukan di bulan Ramadhan, maka Allah ta’ala melipat gandakan pahalanya. Ibadah sunnat pada bulan Ramadhan dibe­ri balasan pahala wajib pada bulan lainnya, dan ibadah wajib padanya diberi pahala tujuh puluh ibadah wajib pada bulan lainnya.

Ketiga, Ramadhan me­rupakan bulan ibadah dan taqwa. Ramadhan memberikan motivasi kepada umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amal shalih lainnya serta meninggalkan maksiat.

Pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan diikat. De­ngan demikian, Allah ta’ala telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih lainnya yang mereka lakukan pada bulan Ramadhan. Setanpun tidak diberi kesempatan untuk mengoda dan menyesatkan manusia,.

Keempat, Ramadhan merupakan bulan maghfirah (pengampunan dosa). Allah ta’ala mengampuni dosa bagi orang yang berpuasa dan melakukan qi­yam Ramadhan (shalat Ta­rawih, Tahajud, dan Witir). Ibadah-ibadah ini merupakan fasilitas dan sarana pengampunan dosa.

Kelima, Ramadhan me­rupakan bulan itqun minan nar (pembebasan dari api neraka). Pada setiap ma­lam di bulan Ramadhan Allah ta’ala membebaskan hamba-hamba yang dikehendaki dari api neraka.

Keenam, pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang bernama Lailatul Qadar. Keutamaan malam Lailatul Qadar adalah nilai pahala ibadah atau amal shalih padanya lebih baik daripada seribu bulan atau setara dengan delapan puluh tiga tahun.

Berbagai keutamaan bulan Ramadhan hanya diperuntukkan bagi orang yang memperbanyak iba­dah dan amal shalih pa­danya. Demikianlah di an­tara keutamaan-keuta­ma­an bulan Ramadhan sebagaimana dijelaskan oleh Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini dilakukan oleh Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam untuk memberi motivasi dan semangat kepada umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Rama­dhan.

Maka, raihlah keuta­maan-keutamaan ini dengan melakukan ibadah yang maksimal, optimal dan betkualitas. Berbagai keutamaan ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang melakukan berbagai ibadah dan amal shalih seperti puasa, shalat tarawih, tahajud, witir, tadarus Al-Qur’an, shalat-shalat sunnat khususnya Tarawih, Tahajud dan Witir, zikir, dan infak.

Jadikanlah Ramadhan ini sebagai Ramadhan terbaik dalam seumur hidup kita. Barangkali ini Rama­dhan terakhir kita. Mari kita perbanyak ibadah dan amal shalih di bulan Ramadhan ini dengan maksimal, optimal dan berkualitas (yaitu sesuai dengan petunjuk Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam) agar kita dapat meraih berbagai keutamaan bulan Ramadhan.

Raihlah berbagai keu­tamaan ini dengan memperbanyak ibadah dan amal shalih yang maksimal, optimal dan berkualitas. Jadikanlah Ramadhan ini sebagai Ramadhan terbaik dalam seumur hidup kita. Barangkali ini Ramadhan terakhir kita. Semoga Allah ta’ala menerima ibadah kita dan semoga kita dapat meraih berbagai keutamaan bulan Ramadhan. (**)