BERITA UTAMA

Mandi di Irigasi, Bocah Tewas

0
×

Mandi di Irigasi, Bocah Tewas

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, METRO – Masyarakat Sitiung, Dharmasraya berduka lantaran bocah usia sembilan tahun, Muhammad Alfarizi hanyut dibawa arus di saluran irigasi Bendungan Batu Bakawuik, Sungai Batanghari, Rabu (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasinya di Simpang Blok A, Jorong Sitiung Agung, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung.
Kejadian tersebut membuat gempar warga setempat. Diketahui, peristiwa berawal saat M Alfarizi bersama teman seusianya, Ridho, mandi-mandi di saluran irigasi tersebut. Karena arus saluran irigasi itu terlalu deras, M Alfarizi hanyut, sementara temannya Ridho berhasil menyelamatkan diri dan langsung meminta pertolongan kepada warga.
Mengetahui kejadian tersebut, warga pun berbondong-bondong menuju tempat kejadian guna menyelamatkan M Alfarizi. Setelah dilakukan pencarian lebih dari satu setengah jam akhirnya M Alfarizi ditemukan 500 meter dari tempat kejadian, Namun apa boleh buat, M Alfarizi tidak bisa diselamatkan dan ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.
“Kejadiannya begitu cepat. Karena arus saluran irigasi sangat deras korban tidak bisa diselamatkan,” ungkap salah seorang warga setempat, Yahya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Eldison mengatakan, mendapat laporan, ada warga yang hanyut, pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan dan pencarian.
“Dibantu warga, pihak kepolisian, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Korban ditemukan lebih kurang 500 meter dari tempat kejadian,” jelasnya.
Menurutnya, pencarian berlangsung kurang lebih satu setengah jam, mulai dari pukul 14.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB.
“Korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka,” pungkasnya. (g)