Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang melalui Tim Safari Ramadhan(TSR) kunjungi sejumlah Masjid. Penjabat (P) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si rombongan berkunjung ke Masjid Taqwa, Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padangpanjang Timur (PPT).
Dalam kunjungan TSR Pemko Tersebut, Sonny Budaya Putra serahkan bantuan dana hibah Rp 30 juta dan dari Bank Nagari sebesar Rp2,5 juta. Sementara agenda Safari Ramadhan itu sekaligus wadah silaturahmi guna memperkuat ukhuwah islamiyah antara Pemko dan masyarakat.
Turut hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag), Drs. H. Alizar, M.Ag, Ketua Baznas Syamsuarni, S.Ag, Kepala Bank Nagari, Imelda Angreini, bersama jajaran pejabat Pemko.
Sonny berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk kebutuhan masjid. “Mohon diterima sebanyak Rp30 juta dan dari Bank Nagari Rp2,5 juta Semoga bermanfaat untuk kebutuhan masjid,” sebutnya.
Lebih lanjut, Sonny mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Padang Panjang yang telah menyukseskan pemilu dengan tingkat partisipasi pemilih 84 persen, di atas target nasional 80 persen.
“Pelaksanaan tahapan pemilu di Padangpanjang berjalan lancar, aman dan tertib. Situasi kondusif tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahapan pemilu,” sebutnya.
Sonny juga menginformasikan tahapan pemilu berikutnya pada 27 November mendatang, memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Wali Kota.
Menyikapi erupsi Gunung Marapi sejak 3 Desember 2023 lalu yang berdampak terhadap turunnya abu vulkanik, dirinya mengajak warga memperbanyak doa. Lantaran hanya kekuatan Allah yang bisa menghentikannya.
Pemko, kata Sonny, telah menyerahkan bantuan kepada 478 petani yang terdampak erupsi Marapi. Masing-masing jiwa dalam kartu keluarga para petani ini mendapatkan 4,5 kg beras.
Terpisah Ketua Pengadilan Agama, Zakiyah Ulya, selaku ketua TSR VII menyampaikan, peran jemaah masjid sebagai bagian masyarakat Padangpanjang untuk menyukseskan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada akhir November mendatang. “Semoga Pilkada nanti dapat berjalan lancar,” harapnya.
Zakiyah turut menjelaskan sejumlah program yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota ke depannya. “Kunjungan Tim Ramadan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah kita sebagai sesama umat muslim, dan meningkatkan kedekatan antara Pemko selaku umara, dengan seluruh komponen masyarakat,” ucapnya.
Sementara Wakil Ketua TSR VII, Ewasoska, S.H menyebutkan, Masjid Asasi adalah situs bersejarah yang dilindungi dan perlu dijaga. “Untuk itu perlu diadakan focus group discussion (FGD) yang mengatur bagaimana masjid ini akan diberlakukan ke depannya. Ini akan didukung pemerintah sepenuhnya,” ujar Ewasoska. (rmd)





