METRO SUMBAR

Kunjungi Masjid Nurul Furqan, Syech dari Palestina Kabarkan Kondisi Kekinian Negaranya

0
×

Kunjungi Masjid Nurul Furqan, Syech dari Palestina Kabarkan Kondisi Kekinian Negaranya

Sebarkan artikel ini
CERAMAH— Syech Mahmoud Mohammad Mahmoud Khattab saat menyampaikan kondisi kekinian negaranya dalam Safari Ramadhan di Masjid Nurul Furqan, Minggu (17/3) malam.

PDG. PANJANG, METRO–Difasilitasi Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Syekh Mahmoud Mohammad Mahmoud Khat­tab menyampaikan kon­disi kekinian negaranya dalam Safari Ramadan di Masjid Nurul Furqan, Minggu (17/3) malam. Masjid yang berada di Kelurahan Tanah Pak Lambik, Kecamatan Padang Panjang Barat itu, dipadati jemaah Salat Tarawih yang ingin mendengarkan bagaimana kondisi negara para Anbiyya tersebut langsung dari syekh Palestina itu.

Melalui alih bahasa oleh Ahmad Afifi dari KNRP, Syekh Mahmoud menyebutkan, genosida yang dilakukan zionis Israel telah memporak-porandakan ne­gara itu sejak Oktober 2023 lalu. Banyak korban berjatuhan, terutama anak-anak dan perempuan akibat ke­kejaman militer Israel.  “Sampai saat ini sudah 31 ribu syuhada yang meninggal dan 72 ribu lainnya luka-luka,” sebutnya.

Dikatakan Mahmoud, banyak informasi berseliweran mengenai kondisi Palestina ini, tidak semuanya benar. Karena propaganda melalui berbagai media yang dilakukan negara barat, terutama Amerika sebagai pendukung Israel.

“Ada empat hal yang bisa kita lakukan dalam konflik ini. Pertama turut menyebarkan informasi yang benar tentang Palestina, karena sejauh ini informasi itu dipegang dunia barat. Ini bisa meng-counter berita bohong yang mereka sebarkan. Seperti pemberian bantuan kemanusiaan oleh Amerika yang justru diiringi dengan pe­ngeboman oleh para zionis,” ungkapnya.

Langkah kedua, tambah Mahmoud, para ulama, ustaz dan penceramah, harus terus men­g­gelorakan dukungan terhadap perjuangan Palestina ini kepada rakyat Indonesia. Ini adalah persoalan kita semua selaku umat Islam untuk tetap kompak saling membantu.

“Cara ketiga, terus la­kukan pemboikotan pro­duk-produk pendukung Israel. Karena keuntungan yang mereka dapatkan, dipergunakan membeli senjata untuk membunuh rakyat Palestina. Keempat, (turut) berjihad, baik de­ngan jiwa maupun harta. Setidak­nya, kita menda­patkan pahala Mujahidin, dengan mendukung dan membekali mereka de­ngan bantuan untuk terus berjuang,” ucapnya.

Di samping menceritakan apa yang terjadi di negerinya, di hadapan para jamaah juga dipertontonkan video kondisi kehidupan di Palestina. Di akhir pengajian, dilaksanakan pengumpulan donasi guna membantu kebutuhan rak­yat Palestina.

“Alhamdulillah, terkumpul donasi dari jemaah Rp2.582.500. Semoga berkah dan dapat membantu kebutuhan rakyat Palestina,” sebut Imam Masjid Nurul Furqan, Ustaz Muhardika, Lc.

Selain menggelar pe­ngajian di Masjid Nurul Furqan, Syekh Mahmoud juga akan melaksanakan safari ke Masjid Tauhid, Kelurahan Pasar Baru, Senin (18/3). Ini bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk “Safari Ramadan Bersama Palestina” yang digelar di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Di an­taranya di Kota Padang, Solok, Sawahlunto, Pariaman dan Kabupaten Solok, Sijunjung, Tanah Datar dan Padang Pariaman.  Sebe­lumnya, rombongan Syekh Mahmoud dan KNRP dijamu berbuka puasa oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si di rumah dinasnya. (rmd)