PADANG, METRO–Untuk mendukung upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengimplementasikan program edukasi finansial bertajuk FILTER (FInanciaL liTERacy Program) bagi 332 siswa dari 35 SMA dan SMK di Padang dan Bandar Lampung.
Lewat program Filter tersebut, diharapkan para siswa dapat belajar membuat keputusan finansial pribadi yang efektif dan berkelanjutan dengan memahami konsep pengelolaan dan perencanaan keuangan secara konvensional dan syariah.
Regional Business Manager Mandala Finance, Hendri Saputra mengungkapkan, alasan terciptanya program tersebut adalah pengetahuan serta kecakapan finansial setiap orang penting ditanamkan sejak usia sekolah, agar nantinya dapat merencanakan strategi pengelolaan keuangannya.
“Kami melihat pengetahuan dan kecakapan finansial setiap individu semakin penting untuk ditanamkan sejak usia sekolah. Oleh karena itu, kami berharap inisiatif FILTER ini dapat mendukung perwujudan generasi muda Indonesia yang terliterasi, terinklusi dan terlindungi secara finansial.” katanya, Kamis (14/3).
Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner menambahkan, wawasan dan keterampilan finansial dari program ini menjadi aset yang sangat berharga bagi para siswa yang sesaat lagi memasuki tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan segera memperoleh pendapatan sendiri.
“Selain terampil, mereka juga diharapkan memiliki pola pikir untuk selalu membudayakan pengelolaan keuangan pribadi yang sehat, baik untuk diri sendiri, keluarga, dan juga komunitas, hingga mencapai kemapanan dan kemandirian finansial di masa depan.” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat, Guntar Kumala menyambut baik hadirnya program tersebut di Kota Padang. Dia menyebut, dengan terbentuknya pemahaman keuangan, maka seseorang akan dapat memutuskan finansialnya secara tepat.
“Pemahaman keuangan yang memadai akan meningkatkan kepercayaan diri setiap individu untuk mengambil keputusan dan perilaku finansial yang tepat, termasuk dalam mengakses berbagai layanan keuangan yang tersedia di industri,” katanya.
Dengan demikian, lanjutnya, akan mengarahkan para siswa tersebut untuk mencapai potensi dan kesejahteraan finansial yang lebih baik di masa depan serta secara masif berdampak pada stabilitas pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Barlius, M.M. mengatakan bahwa, konten dan agenda pembelajaran yang dijalankan dalam program ini turut membangun karakter dan memperkuat kompetensi peserta didik yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila.
“Oleh karena itu, kami mengapresiasi langkah Mandala Finance dan PJI dalam mengedukasi masyarakat dengan pendekatan di tingkat sekolah.” katanya. (brm)






