METRO PADANG

Diduga Ingin Tawuran, Sekelompok Pemuda Bawa Sarung Berisi Batu Diamankan

0
×

Diduga Ingin Tawuran, Sekelompok Pemuda Bawa Sarung Berisi Batu Diamankan

Sebarkan artikel ini
AKSI TAWURAN DAN BALAPAN— Petugas Satpol PP mengamankan sebanyak 9 pemuda dan sejumlah sepeda motor yang akan digunakan untuk tawuran dan balap liar, Kamis (14/3) dinihari. Petugas juga mengamankan sarung berisi batu yang akan digunakan untuk tawuran.

TAN MALAKA, METRO–Bulan Ramadhan sejatinya harus dimanfaatkan dengan memperbanyak amalan ibadah, terutama ibadah di malam hari, seperti tarawih, witir, tadarus. Namun, hal ini tidak dilakukan sekelompok pemuda yang akan me­lakukan aksi tawuran, Kamis (14/3) dinihari WIB.

Diduga ingin melakukan aksi ta­wuran dan balap liar, sembilan pemuda be­serta sepeda motornya diamankan personel Satpol-PP di beberapa titik di Kota Padang.

Kabid Trantibum dan Tranmas Sat­pol-PP Padang, Rozaldi Rosman mengatakan bahwa sem­bilan orang pemuda yang diangkut ke Mako Satpol-PP tersebut diduga akan melakukan aksi tawuran dan balap liar.

Baca Juga  Liburan, Volume Sampah Meningkat, DLH Turunkan 805 Petugas Kebersihan

Dijelaskannya, di kawasan Kecamatan Pauh, pihaknya mengamankan tujuh orang remaja laki-laki, beserta barang bukti satu kain sarung yang su­dah ada batu digulung serta enam unit sepeda motor.

Sementara di kawasan Kecamatan Padang Barat, ketika pemuda tersebut mengetahui kedatangan Satpol-PP, satu orang diantaranya berhasil kabur. Tetapi sepeda motornya ditinggalkan di lokasi. Sehingga Satpol-PP mengamankan dua orang pemuda beserta 3 unit sepeda motor.

Selanjutnya, kata Rozaldi, semua pemuda yang diamankan tersebut diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Baca Juga  2.863 Pelajar dan Atlet Terima Beasiswa Rp2,6 M dari PT Semen Padang

“Kita menyerahkan me­reka beserta barang bukti  ke Penyidik Pegawai Negri Sipil (PPNS) Satpol PP Untuk didata dan diproses lebih lanjut,” katanya.

Satpol-PP bertekad akan menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan meng­gencarkan patroli serta pengawasan untuk mengantisipasi terjadinya balap liar dan tawuran di bulan Ramadhan.

Selain itu, dia juga me­ng­imbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak­nya, agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan di jalanan seperti tawuran, balap liar dan sebagainya. (brm)