AGAM/BUKITTINGGI

Pasca Longsornya TPA Regional Payakumbuh, 4 Daerah Ikuti Rapat Penanganan Sampah Bersama Pemprov Sumbar

0
×

Pasca Longsornya TPA Regional Payakumbuh, 4 Daerah Ikuti Rapat Penanganan Sampah Bersama Pemprov Sumbar

Sebarkan artikel ini
RAPAT PENANGANAN SAMPAH— Bupati Agam, Andri Warman hadiri rapat penanganan sampah pasca longsornya TPA Regional Payakumbuh yang digelar Pemprov Sumbar, di Aula Istana Gubernuran Provinsi Sumbar, Selasa (12/3).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Dr H An­dri Warman MM hadiri rapat penanganan sam­pah pasca longsornya TPA Regional Payakumbuh yang digelar Pemprov Sumbar, di Aula Istana Gubernuran Provinsi Sumbar, Selasa (12/3).

Rapat tersebut dipim­pin Sekda Provinsi Sum­bar, Hansastri dan dihadiri oleh 4 Kepala Daerah, di­mana pemerintah daerah­nya berperan dan ikut ser­ta dalam membuang sam­pah ke TPA Regional Pa­yakumbuh, diantaranya adalah Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Pa­yakumbuh dan Kabupaten 50 Kota.

Hansastri mengatakan, ada sebanyak 4 peme­rin­tah kabupaten/kota yang berpotensi darurat sampah di daerahnya akibat ter­jadinya longsornya di TPA Regional Payakumbuh.

“Oleh sebab itu, untuk mengatasi darurat sampah ini, kami menggelar rapat dengan Pemkab Agam, Pemko Bukittinggi, Pemkab Lima Puluh Kota, dan Pem­ko Payakumbuh,” ujarnya.

Dikatakan, berdasar­kan diskusi dan hasil rapat ter­sebut adalah, akan dibu­kanya kembali TPA Regional untuk sementara selama dua bulan.

“Kepada masing-ma­sing pemerintah daerah, diharapkan untuk dapat mencari alternatif lain yang bersifat jangka pan­jang, agar persoalan sam­pah ini bisa teratasi,” ujar­nya.

Untuk pembukaan TPA Regional Payakumbuh ini, jelasnya, masing-masing daerah harus membuat kesepakatan bersama, karena dengan kapasitas TPA yang terbatas, juga harus membatasi jumlah sampah yang masuk ke TPA, maksimal 80 persen dari jumlah sampah bia­sanya.

“Selain itu, masing-ma­sing daerah juga harus memilah sampahnya ter­lebih dahulu sebelum ke TPA,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM mengapresiasi Pem­prov Sumbar yang telah memberikan perhatiannya terhadap persoalan sam­pah yang terjadi di 4 ka­bupaten/kota di Sumbar.

Ia berharap, dengan kerja sama yang dilakukan oleh Pemprov Sumbar ber­sama dengan Pemkab Agam, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan Ka­bupaten Lima Puluh Kota, persoalan sampah ini bisa segera teratasi.

“Atas nama Pemkab Agam, kami mendukung penuh atas upaya dan ke­bijakan yang diambil oleh Pemprov Sumbar dalam menyelesaikan persoalan sampah ini,” ujarnya. (pry)