METRO PADANG

Aksi Tawuran saat Shalat Tarawih Dibubarkan Tim Klewang, Kocar-Kacir usai Dengar Tembakan Peringatan

0
×

Aksi Tawuran saat Shalat Tarawih Dibubarkan Tim Klewang, Kocar-Kacir usai Dengar Tembakan Peringatan

Sebarkan artikel ini
TAWURAN— Tim Klewang Polresta Padang membubarkan aksi tawuran di di kawasan Ganting, Kecamatan Padang Timur.

PADANG, METRO–Aksi tawuran antarkelompok remaja yang membawa berbagai senjata tajam dan mengen­darai sepeda motor, pecah di kawasan Ganting, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang Selasa, ma­lam (12/3), tepat saat iba­dah Shalat Tarawih tengah berlangsung.

Beruntung, Tim Kle­wang Satreskrim Polresta Padang yang mendapat laporan adanya aksi tawu­ran itu cepat datang ke lokasi untuk membu­bar­kannya. Bahkan, saking ramainya, petugas terpak­sa melepaskan tembakan peringatan sehingga mem­buat para pelaku tawuran itu berhamburan mela­ri­kan diri.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Ar­diansyah Putra membe­narkan peristiwa yang ter­jadi pada Selasa malam (12/3) saat masyarakat sedang melaksanakan iba­dah sholat tarawih terse­but. Menurutnya, pihaknya selalu respon cepat jika ada laporan dari masyarakat untuk memberantas aksi tawuran.

“Benar, aksinya segera dibubarkan oleh personil usai mendapatkan laporan dari masyarakat yang telah resah. Di lokasi, tim melihat puluhan remaja tengah berkumpul dan diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran, sehingga tim d ilapangan pun langsung melakukan tindakan.,” ka­tanya, Rabu, (13/3).

Sementara, Komandan Tim (Dantim) I Klewang Aiptu Hendra Annedi di menyayangkan aksi tawu­ran yang akan dilakukan oleh pemuda-pemuda ter­sebut di tengah masya­rakat melaksanakan iba­dah Shalat Tarawih.

“Sungguh disayangkan ketika orang-orang sedang menjalankan ibadah ma­lam di bulan Ramadhan mereka malah melakukan aksi tawuran, aksi anak-anak ini membuat resah masyarakat,” katanya.

Aiptu Hendra mene­gaskan bahwa Tim Kle­wang Satreskrim Polresta Padang akan terus mela­kukan pemantauan di tem­pat-tempat yang rawan aksi tawuran dan tidak akan segan-segan menin­dak para pelaku.

Dia juga meminta para orang tua untuk menga­wasi aktivitas anak-anak mereka, agar tidak terlibat aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain.

“Awasi aktivitas anak-anak kita, jangan sampai mereka terlibat dalam aksi tawuran yang hanya akan merugikan diri sendiri. Kepada remaja dan pe­muda kami imbau untuk mengisi aktivitas dengan kegiatan yang positif,” kata Hendra. (brm)