METRO SUMBAR

Destinasi Wisata yang Sudah Mendunia,Istano Pagaruyung Mulai Berbenah

0
×

Destinasi Wisata yang Sudah Mendunia,Istano Pagaruyung Mulai Berbenah

Sebarkan artikel ini
DESTINASI PILIHAN— Destinasi wisata Istano Basa Pagaruyung terus diperbaiki karena menjadi salah satu kawasan objek wisata yang ramai dikunjuungi wisatawan selama musim liburan.

TANAHDATAR, METRO–Istano Basa Pagaru­yung di Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu destinasi wisata favo­rit yang tidak pernah sepi pengunjung. Tidak hanya di akhir pekan, atau hari libur, hampir setiap harinya selalu ada wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke destinasi wisata yang sudah dikenal secara internasional tersebut. “Tahun lalu, kita mencatat sebanyak 344.589 pengunjung yang datang ke Pagaruyung. Rinciannya, 17.033 kunjungan dari wisatawan mancanegera, dan 327.696 dari domestik,” sebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar,  Riswandi,S.Pd, M.Pd Dt.Monti Basa, pekan lalu.

Ia menyebutkan, jika dirincikan perbulan itu sedikitnya belasan ribu pe­ngunjung yang datang  ke Istano Basa Pagaruyung. Bahkan ketika saat libur sekolah, atau hari libur le­baran kunjungan perbulan yang terjadi bisa diatas 20 ribuan, di Desember 2023 lalu misalnya, kunjungannya sampai 40.589 orang. “Tentunya kita terus berupaya dalam meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung, berbagai fasilitas penunjang terus dibenahi. Bahkan setiap tahunnya, selalu ada sarana prasana baru yang kita tambah di kawasan Istano Basa Pagaruyung ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, fasi­litas tersebut seperti, pembangunan Pincuran Tujuh, pembangunan atap selasar, pembangunan plaza, kios kuliner, Musholla, toilet dan pembangunan Tou­rist Information Centre (TIC). Untuk ke depan, juga akan dibangun plaza lagi di belakang Istano Paga­ru­yung  untuk dijadikan tempat bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf), termasuk produk kriya.  “Di kawasan Istano Basa Pagaruyung juga terdapat permainan anak-anak, kuda tungga­ngan, mobil wisata (odong-odong), penyewaan baju adat dan fotografer. Ini merupakan usaha dari pe­laku ekonomi kreatif dan  mereka juga membayar retribusi ke daerah utk menambah capaian target PAD,” jelasnya didampingi Kabid Pariwisata Gusfa Yanti.

Baca Juga  Dua Pahlawan Demokrasi dapat Santunan Rp36 Juta

Terkait tiket, Riswandi menyebutkan tiket masuk ke Istano Pagaruyung telah menggunakan sistem elektronik. Tiket masuk Istano Basa Pagaruyung mulai tanggal 5 Januari 2024 mengalami kenaikan tarif.  Untuk pengunjung domestik, anak-anak sebesar Rp5 ribu menjadi Rp10 ribu dan dewasa Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu. Sedang­kan pengunjung mancanegara, menjadi Rp 30 ribu dari semula Rp25 ribu.

Kenaikan itu juga berlaku untuk tarif parkir kendaraan, baik roda dua, minibus, bus/truck roda 4 dan bus/truck roda 6 atau le­bih. Untuk kendaraan roda dua tarif masih tetap Rp3 ribu, minibus (Rp5 ribu), untuk bus/truck roda 4 naik dari Rp7 ribu menjadi Rp10 ribu, dan bus /truck roda 6 atau lebih naik dari Rp 25 ribu menjadi 30 ribu.

Baca Juga  Pemko Minta Pedagang Jual Makanan Tradisional

Gelar 70 Event

Ia menambahkan, d­a­lam meningkatkan kunju­ngan berwisata ke Paga­ruyung dan berbagai destinasi lainnya di Kabupaten Tanahdatar, pada tahun ini juga akan dilaksanakan sebanyak 70 event pariwisata. “Jumat (8/3) akan dilakukan launching Kalen­der Event Tanahdatar 2024. Ada 70 event yang dilaksanakan selama 171 hari selama tahun 2024,” ujar­nya.

Ia menyampaikan da­lam kalender pariwisata tersebut juga terdapat e­vent yang dilaksanakan di beberapa nagari yang men­jadi bagian Satu Nagari Satu Event. Totalnya ada 36 yang baru, 19 yang berulang kembalu dilaksanakan nagari tersebut pada tahun ini. “Event  ini ikut berdampak terhadap PAD Tanahdatar. Tahun 2023 dari pariwisata, target PAD sebesar Rp6.491.­422,­400 dan realisasi Rp5.306.­403.280. Pada tahun ini kita mendapatkan target PAD Rp6 miliar,” jelasnya.(fan)