BERITA UTAMA

Dituduh Maling Helm, Pemuda 19 Tahun Tewas Dihajar Massa, Temannya Babak Belur dan Dirawat di RS

1
×

Dituduh Maling Helm, Pemuda 19 Tahun Tewas Dihajar Massa, Temannya Babak Belur dan Dirawat di RS

Sebarkan artikel ini
DIHAJAR MASSA— Jenazah pemuda yang dituduh maling helm di RS Bhayangkara Padang yang tewas akibat dihajar massa. Sementara, rekannya masih dirawat.

PADANG, METRO–Aksi main hakim sendiri memakan korban jiwa. Pa­salnya, dua pemuda ditu­duh maling helm lalu diha­jar oleh massa di Kafe Otto Kopi di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang dihajar massa pada Rabu, (6/3) sekitar 21.45 WIB.

Akibatnya, satu pemu­da berinisial JH (19) me­ngalami luka parah dan tidak sadarkan diri hingga dinyatakan meninggal du­nia di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis. Sedangkan rekan­nya FA (16) mengalami babak belur di sekujur tu­buhnya dan masih dirawat di rumah sakit.

Kejadian tersebut dibe­narkan oleh Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Dedy Ardiansyah Putra. Katanya, peristiwa terse­but bermula saat salah seorang penjaga parkiran menegur dua orang yang duduk di atas motor di pinggir jalan depan kafe yang dicurigai sebagai maling helm.

“Salah seorang saksi melihat kedua pemuda itu dan curiga karena berda­sarkan dari rekaman CCTV di mana hari sebelumnya ke­duanya diduga me­ngam­bil helm di parkiran kafe. Setelah itu saksi men­datangi kedua terduga pe­muda itu dan menanyakan apa tu­juan­nya di sana. Namun, keduanya men­jawab se­dang menunggu teman,” katanya, Kamis, (7/3).

Baca Juga  Bulan Ramadhan, MUI Meminta Tayangan di TV Ikut Kampanye Bahaya Judol dan Pinjol Ilegal

Saat percakapan ter­sebut terjadi, kata Kompol Dedy, posisi kedua pemuda itu masih berada di atas motornya. Kemudian saksi meminta terduga pelaku untuk masuk ke dalam area parkiran kafe dengan ala­san bahwa sebelumnya di kafe tersebut ada kehila­ngan helm.

“Kemudian, saksi be­r­sa­ma dengan manajer kafe meminta keterangan pada salah seorang terduga pe­la­ku, sewaktu terduga pela­ku ditanyai tiba-tiba datang massa dan bertanya ke­pada manajer kafe, apa yang sedang terjadi. Dan dijawab oleh manajer kafe maling helm. Mendengar hal itu, massa yang ber­jum­lah sekitar 7 hingga 10 orang tersebut membawa ke­dua pemuda itu ke ba­gian belakang kafe,” katanya.

Menurut Kompol Dedy, di belakang kafe itu, kedua pemuda yang dituduh ma­ling helm tersebut diduga digebuki oleh massa dan kondisinya sudah ababk beluar. Keduanya selan­jutnya dibawa ke Polresta Padang. Namun, karena kondisi kedua terduga ma­ling helm itu sudah luka parah, pihaknya memba­wanya ke Rumah Sakit Bha­yangkara Polda Sumbar.

Baca Juga  Curi Motor, Bocah Ingusan Ditangkap Korbannya

“Untuk terduga pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan dan setelah dilakukan pe­ra­watan ternyata salah seo­rang terduga pelaku yang bernama JHsudah me­ning­gal dunia,” katanya.

Kompol Dedy juga me­nyayangkan aksi main ha­kim sendiri yang dilakukan oleh pemuda tersebut, dia juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait aksi pengeroyokan terhadap dua orang tersebut.

“Jika benar kedua kor­ban ini melakukan pen­curian, warga harusnya tidak boleh main hakim sendiri, kan bisa diserah­kan ke pihak yang berwajib, jadi kalau seperti ini keja­diannya akan menjadi ka­sus tindak pidana. Kami masih melakukan penge­jaran terhadap pelaku pe­ngeroyokan yang ber­jum­lah 7 hingga 10 orang ter­sebut untuk memper­tang­gung jawabkan perbua­tannya,” tutupnya. (brm)