AGAM, METRO–Sebanyak delapan orang Santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek, Agam-Bukittinggi, berhasil merebut 5 medali Emas, 3 medali Perak dan 1 medali Perunggu, pada kejuaraan Nasional Taekwondo antarklub memperebutkan piala Kemenpora RI 2024, bertajuk Taekwondo Championship Andalan Indonesia 2024 di Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Riau Jumat-Minggu (1-3/3).
Masing-masing M.Iqbal kelas 5 IPA 3 juara 1 U-74 senior, M.Hakim Arrasyid kelas 5 IPA 3 Juara 1 U-55 Junior, M.Hakim Septiadi kelas 4 IPA 3 juara 1 U-45 Junior, M. Fawwaz Dzakiy kelas 5 IPA 3 juara 3 U-59 Junior, M. Hadziq PDF Juara 1 Pomsad Senior, Zahratul Annisa 5 IPA 3 juara 1 U- 68 Junior, Siti Aisyah 5 IPS 3 Juara 2 U-56 junior dan Lovely Sherliy 6 IPA 1 Juara 2 U-56 Senior.
Anak-anak asuhan Billi dan Sanim Nadhifah untuk putri, ini tidak hanya mengharumkan nama pondok pesantren Sumatera Thawalib Parabek, Agam-Bukittinggi, tetapi juga provinsi Sumatera Barat diarena olahraga taekwondo tingkat nasional piala kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora RI).
“Alhamdulillah. Dari 8 santri kita yang ikut piala Taekwondo Championship Andalan Indonesia 2024 tingkat nasional di Riau, dan Satu santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) semuanya dapat medali, 5 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Prestasi ini tentu tidak hanya mengharumkan nama pondok pesantren Thawalib Parabek, tapi juga Provinsi Sumatera Barat,” sebut Kepala Madrasah Aliyah Ponpes Thawalib Parabek, Nofitri, S. Ag,. M. Pd, kepada wartawan, Rabu (6/3).
Kepsek Nofitri juga mengakui prestasi yang diukir sangat membanggakan disamping skill santri terasah dan biasa ikut berlaga diarena pertandingan juga mengharumkan nama pondok pesantren Sumatera Thawalib Parabek, Agam-Bukittinggi melalui kegiatan madrasah seperti kompetisi taekwondo.
“Ajang olah raga taekwondo ini juga bagian untuk menyalurkan bakat dan minat santri sehingga membawa dampak positif kepada hasil belajarnya. Selamat dan tetap bersemangat santriku semoga menjadi penyemangat dan support juga bagi santri yang lain untuk berlatih yang baik,” harapnya.
Ternyata anak-anak pondok pesantren tidak hanya ahli dibidang kitab gundul, fiqih, hadis, ilmu quran, tafsir, tasawuf, nahu, saraf, dan pendidikan agama. tapi juga memiliki prestasi dibidang olahraga beladiri taekwondo dan olahraga lainnya, serta kepramukaan. (uus)






