AGAM/BUKITTINGGI

Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Sumbar, Stasiun Lambuang akan Diresmikan Erick Thohir

1
×

Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Sumbar, Stasiun Lambuang akan Diresmikan Erick Thohir

Sebarkan artikel ini
Erick Thohir Menteri BUMN

BUKITTINGGI, METRO–Pusat kuliner terbaru dan digadang sebagai yang terbesar di Sumatera Barat, “Stasiun Lambuang Kota Bukittinggi” segera diresmikan. Tempat makan atau Food Court modern itu dijadwalkan dibuka se­cara resmi oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Rencana dan jadwal yang disusun pada Rabu (6/3) nanti Stasiun Lambuang Food Court diresmikan oleh Menteri BUMN, Erick Tho­hir bersama Anggota DPR RI, Andre Rosiade serta Ade Rezki Pratama,” kata Sekdako Bukittinggi, Mar­tias Wanto, Selasa (5/3).

Menurutnya Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar telah menyusun dan me­nyesuaikan jadwal peres­mian yang diharapkan ber­langsung meriah.

Baca Juga  Nakes Terpapar Corona, Puskesmas Maninjau Ditutup

Ia mengatakan Stasiun Lambuang telah berproses selama satu tahun lebih yang akhirnya rampung dan juga telah dilaksa­nakan proses loting atau seleksi untuk pedagang.

“Alhamdulillah, proses­nya sudah selesai. pem­bangunannya termasuk loting pedagang yang akan beraktifitas di dalamnya, kita lakukan bertahap,” kata Martias Wanto.

Ia menyebut dengan luas dua hektar lebih, lokasi ini akan menjadi pusat kuliner terbaik dan ter­besar di Sumatra Barat.

“Terdapat 116 pilihan gerai dengan banyak menu makanan di satu titik pusat keramaian. Ini akan jadi destinasi kunjungan baru di Bukittinggi,” kata dia.

Baca Juga  DPRD-Pemkab Agam Sepakati Rancangan KUA -PPAS APBD 2025

“Stasiun Street Food menjadi salah satu upaya dari Pemkot Bukittinggi untuk mengembalikan pe­re­konomian warga dan diharapkan jadi generator ekonomi kota yang baru bagi Bukittinggi,” pung­kasnya.

Hingga saat ini Pemkot Bukittinggi terus mela­ku­kan proses penyem­pur­naan Stasiun Lambuang yang dahulunya meru­pa­kan bekas Stasiun Kereta Api.

Sebelum dijadikan pu­sat kuliner modern, di se­kitar stasiun merupakan area berjualan pedagang ma­kanan yang selalu ra­mai dikunjungi warga dan wi­satawan dengan tenda-ten­da terpasang di badan jalan pada malam hari. (pry)