SAWAHLUNTO, METRO–Perkerjaan pengecoran jalan di Kompleks Perumahan Barangin City Residence, Dusun Karanganyer, Desa Santur, Kegiatan Penyelenggaraan Bangunan dan lingkungannya di Daerah Kabupaten/ Kota dengan nomor kontrak : 12/CK-DPUPR/SWL-2024 tanggal 02 Februari 2024 tidak memuaskan. Diduga tidak sesuai dengan prosedur.
Proyek yang dikerjakan oleh CV. RICH TECH dikerjakan, kini sudah retak. Hal ini membuat warga bertanya tanya tentang proyek jalan itu.
Menurut salah searang warga bernama Wong (35), kepada POSMETRO mengaku bahwa selaku warga tentu saja menjadi buah bibir baginya dan warga lain. Bayangkan saja, Rabu (28/2) jalan sudah retak.
Padahal baru dikerjakan hari Minggu (25/2). jalan beton ready mix d Komplek Barangin City Residence dikerjakan dengan menurunkan mutu beton. Terjadi penambahan vo lume air pada mobil pengangkut Ready Mix di lokasi pekerjaan. “Diperkirakan lebih dari 100 liter air yg ditambahkan tiap mobil,” tutur Wong.
Dengan penambahan air itu terlihat banyakny jalan yang bergelombang karena mutu betonnya sudah diturunkan yang disebabkan banyaknya penambahan air tersebut. Serta ada beberapa titik yang ketebalannya tidak sesuai dengan RAB (15 cm ).
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Sawahlunto Aidil Fitri, ST, saat dibuhungi Jumat (1/3) mengaku pihaknya akan memeriksa lagi hasil pekerjaan. “Jika tidak sesuai dengan ketentuan,nantinya pihak kontraktor disuruh mengembalikan dana atau menambah bobot pekerjaan,” tegasnya. (pin)





