SOLSEL, METRO–Menyambut bulan puasa atau Ramadhan 1445 H tahun 2024, Kabagren Polres Solok Selatan Kompol H Syafrizen SH Datuak Rang Batuah, termasuk umat muslim lain jelas bahagia. Sebagai anggota Polda Sumbar yang bertugas di Polres Solok Selatan dan juga sebagai penceramah, Syafrizen Datuak Rang Batuah mengajak umat muslim untuk tetap menjaga tali silaturahmi.
Kepada POSMETRO, Kabagren Kompol Syafrizen menmgaku bahwa untuk memahami agama Iislam ada tugas paketan untuk menjadi orang yang beruntung. “Bukan hanya beriman dan beramal soleh saja, tapi dilanjutkan dakwa watawa shaubil Haq dan watawa shaubil. shobri baru kita beruntung sempurna,” kata Syafrizen.
Dikatakan, dalam berdakwah sepertinya terkesan. Menceramahi orang lain secara lahir nampaknya seperti itu tetapi sesungguhnya secara batin bermakna.
Mengajak diri kita sendiri maka jika ada. Sampai ajakan kebaikan kepada kita seyogyanya kita bersikap umpama gelas kosong. Seolah-olah kita butuhkan walaupun kita mungkin lebih paham banyak. Ilmu dari yang menyampaikannya maka kita tidak boleh tampilan gelas penuh seolah-olah tidak menerima yang disampaikan. Menolak berarti sifat sombong bukan pakaian kita itu milik Iblis jin setan yg terkutuk laknatullah.
Yang disampaikan ajakan kebaikan kenapa. Tidak kita menerima dg Ikhlas bahkan kita ikut mendo’akan smg kebaikan itu didapatkan oleh orang yg menyampaikan tersebut
In Syaa Allaah dengan berpandangan positif berpikiran jernih dan baik lalu kita sama sama berbuat kebaikan In Syaa Allaah dg silahturahmi yg baik maka Allaah akan berkahi hidup kita sukses bahagia dunia akhirat “Hati-hati berucap dan berpesan jangan sampai menyinggung perasaan oramg lain itulah. Manusia punya akal sehat semoga berkah,” ingat Syafrizen.
Jelang Ramadhan Maka tiada kebencian kpd siapa pun walaupun sebesar zarah dan lalu kita bertaubat dengan Taubat Nasuha.
In Syaa Allaah sambut bulan Ramadhan dg bersukacita dg saling memaafkan. Besar harapan kita mendapatkan kemuliaan bulan Ramadhan yang penuh rahmat, Ampunan dan in Syaa Allaah dibebaskan dari azab Api neraka ”Dengan berpuasa di bulan Ramadhan dengan Iman dan perhitungan saatnya berjumpa dihari yang Fitri, kita bersih dan suci kembali seperti bayi yang baru lahir Aamiin3 YRA,” ucapnya. (ped)





