SOLOK, METRO–Dinas Kesehatan Kota Solok melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program di Puskesmas, imunisasi, surveilans, TB, HIV, dan Rabies di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok.
Kepala Bidang P2P, dr. Hiddayaturrahmi, mengatakan tujuan dari monev ini adalah untuk mengetahui strategi terbaik dari masing-masing PJ di Puskesmas, mengetahui progress terbaik dari tim masing-masing PJ, dan menghadapi tantangan dan masalah pada pencapaian tujuan program.
“Untuk mewujudkan capaian program harus ada tindak lanjut Puskesmas seperti komitmen antara pimpinan Puskesmas dan pelaksana kegiatan imunisasi harus konsisten dan masksimal, meningkatkan kapasitas petugas pelaksana imunisasi di lapangan, melakukan koordinasi lintas program dan lintas sektor, dan mengoptimalkan entrain ASIK (Edaran Kemenkes),” ujarnya.
Kegiatan Monev berupa diskusi terkait kendala dan hambatan yang ditemui selama menjalankan program. Diskusi dilakukan dengan PJ masing-masing dengan penyampaian capaian program 2023 dari masing-masing PJ program Dinas Kesehatan Kota Solok dan penyampaian target kinerja di tahun 2024.
Kegiatan monitoring lebih terfokus pada kegiatan yang sedang dilaksanakan. Monitoring dilakukan dengan cara menggali untuk mendapatkan informasi secara regular berdasarkan indikator tertentu, dengan maksud mengetahui apakah kegiatan yang sedang berlangsung sesuai dengan perencanaan dan prosedur yang telah disepakati. Indikator monitoring mencakup esensi aktivitas dan target yang ditetapkan pada perencanaan program. (vko)





