SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Jelang Ramadhan 2024, Pemkab Sijunjung Upayakan Tekan Laju Kenaikan Harga Pangan

0
×

Jelang Ramadhan 2024, Pemkab Sijunjung Upayakan Tekan Laju Kenaikan Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
BERUPAYA—Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung terus berupaya dalam menekan kenaikan harga pangan yang cenderung meningkat akhir-akhir ini.

SIJUNJUNG, METRO–Pemerintah Daerah Ka­bupaten (Pemkab) Sijunjung terus berupaya dalam menekan kenaikan harga pangan yang cenderung meningkat akhir-akhir ini apalagi menjelang bulan Rama­dhan. Adapun usaha Pemkab Sijunjung dalam menyikapi harga pangan terutama harga beras yang meningkat diantaranya memantauan harga dipasar yang berada pusat ibu kota Kabupaten seperti pasar Inpres Muaro dan pasar  Sijunjung serta  pasar lainnya  di ibu Kota  Kecamatan.

Hal tersebut di jelaskan Kadis Dagperinkop UKM Sijunjung Yulizar melalui whatsappnya, Kamis (29/12). “Secara umum harga beras mengalami kenaikan sejak  dari bulan Januari 2024, Sebelumnya beras medium di Sijunjung Rp.13.500.-/kg men­jadi 15.000 /kg,”jelasnya.

Sedangkan untuk beras Premium sebelum kenaikan Rp.16.000 / kg setelah kenaikan menjadi Rp.16.500 / kg. sampai dengan sekarang.

Untuk saat ini ketersediaan beras ditingkat pasar cukup tidak ada kelangkaan dan supply mencukupi untuk memenuhi setiap permin­taan konsumen di tingkat pa­sar,”te­rangnya.

“Kita akan selalu senantiasa secara rutin memantau per­kembangan harga pasar serta melaksanakan upaya konkret pengendalian guna menekan laju peningkatan harga,” tutupnya.

Senada dengan itu, Kadis Pangan dan Perikanan Adri menjelaskan bahwa ketersedian stok pangan di Kabupaten Sijunjung untuk saat ini masih cukup.

Kenaikan pangan saat ini tidak berdampak terhadap daya beli masyarakat dan Alhamdilillah masih sta­bil,”tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Ronaldi menjelaskan Adapun langkah-langkah untuk antisipadi kelangkaan pangan jelang ramdhan dan lebaran diantarnya melakukan upaya percepatan tanaman serentak karna saat ini curah hujan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan air sa­wah “Memastikan pupuk tersedia di kios-kios pengencer utk memenuhi kebutuhan petani, Melakukan upaya pengendalian hama dan penyakit secara cepat dan tuntas” “Untuk saat ini kondisi sawah di Sijunjung hampir 90 persen sawah sudah tanam,”terangnya. Selain itu ada juga yang sudah berumur tanaman satu sampai dua bulan dan diperkirakan dua bulan ke­depan sudah banyak panen. (ndo)