SIJUNJUNG, METRO–Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung terus berupaya dalam menekan kenaikan harga pangan yang cenderung meningkat akhir-akhir ini apalagi menjelang bulan Ramadhan. Adapun usaha Pemkab Sijunjung dalam menyikapi harga pangan terutama harga beras yang meningkat diantaranya memantauan harga dipasar yang berada pusat ibu kota Kabupaten seperti pasar Inpres Muaro dan pasar Sijunjung serta pasar lainnya di ibu Kota Kecamatan.
Hal tersebut di jelaskan Kadis Dagperinkop UKM Sijunjung Yulizar melalui whatsappnya, Kamis (29/12). “Secara umum harga beras mengalami kenaikan sejak dari bulan Januari 2024, Sebelumnya beras medium di Sijunjung Rp.13.500.-/kg menjadi 15.000 /kg,”jelasnya.
Sedangkan untuk beras Premium sebelum kenaikan Rp.16.000 / kg setelah kenaikan menjadi Rp.16.500 / kg. sampai dengan sekarang.
Untuk saat ini ketersediaan beras ditingkat pasar cukup tidak ada kelangkaan dan supply mencukupi untuk memenuhi setiap permintaan konsumen di tingkat pasar,”terangnya.
“Kita akan selalu senantiasa secara rutin memantau perkembangan harga pasar serta melaksanakan upaya konkret pengendalian guna menekan laju peningkatan harga,” tutupnya.
Senada dengan itu, Kadis Pangan dan Perikanan Adri menjelaskan bahwa ketersedian stok pangan di Kabupaten Sijunjung untuk saat ini masih cukup.
Kenaikan pangan saat ini tidak berdampak terhadap daya beli masyarakat dan Alhamdilillah masih stabil,”tambahnya.
Sementara itu, Kadis Pertanian Ronaldi menjelaskan Adapun langkah-langkah untuk antisipadi kelangkaan pangan jelang ramdhan dan lebaran diantarnya melakukan upaya percepatan tanaman serentak karna saat ini curah hujan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan air sawah “Memastikan pupuk tersedia di kios-kios pengencer utk memenuhi kebutuhan petani, Melakukan upaya pengendalian hama dan penyakit secara cepat dan tuntas” “Untuk saat ini kondisi sawah di Sijunjung hampir 90 persen sawah sudah tanam,”terangnya. Selain itu ada juga yang sudah berumur tanaman satu sampai dua bulan dan diperkirakan dua bulan kedepan sudah banyak panen. (ndo)






