SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) membahas sistim pelayanan kependudukan. Pembahasan itu dilakukan bersama OPD dan pihak terkait sebagai upaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal administrasi kependudukan. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kadis Dukcapil Sijunjung, Febrizal Anshori, pada Kamis (22/2), serta diikuti sejumlah instansi terkait, serta dari berbagai unsur yang ada di tengah masyarakat.
Di hadapan peserta rapat, Kadis Dukcapil memaparkan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan Disdukcapil termasuk isu strategis terkait pelayanan publik. “Data kependudukan ini harus selalu di update, maka dari itu pelayanan kepada masyarakat perlu dimaksimalkan hingga ke tingkat nagari,” tuturnya.
Meskipun Pemilu sudah berlalu, pihaknya terus melakukan update data dalam, terutama untuk menghadapi Pilkada yang akan digelar menjelang akhir tahun nanti.
“Kita terus mengupayakan untuk perekaman data secara keseluruhan. Termasuk para pelajar kita yang ada di luar daerah yang belum melakukan perekaman e-KTP,” jelasnya.
Menghadapi Pemilu kemarin, Kabupaten Sijunjung menjadi salah satu daerah dengan persentasi tinggi yang melakukan perekaman e-KTP bagi khususnya bagi pemilih pemula. “Upaya yang kita lakukan diantaranya dengan menyurati kabupaten/kota dan provinsi agar masyarakat kita yang berada di luar Sijunjung tetap bisa melakukan perekaman. Meski nanti penerbitannya tetap di Sijunjung,” terangnya.
Hingga kini, penduduk Kabupaten Sijunjung yang sudah melakukan perekaman e-KTP mencapai angka 98 persen lebih. “Data ini terus berubah dan kita maksimalkan. Bahkan pelayanan hingga ke tingkat nagari terus dilakukan,” sebutnya.
Perampungan data perekaman e-KTP bagi pelajar tersebut, diketahui melalui kartu keluarga (KK). “Ini yang kita kejar kemarin jelang Pemilu, dari data awal sekitar 800 pelajar yang belum melakukan perekaman, sekarang terus menurun,” ujarnya.
Pihaknya juga rutin membuka pelayanan hingga ke tingkat nagari. “Bahkan di hari Sabtu dan Minggu kita tetap buka pelayanan. Alhamdulillah, kita daerah paling tinggi tingkat kabupaten di Sumbar,” sebutnya.
Pihaknya mengimbau agar seluruh pihak turut berperan dalam memberikan informasi kepada masyarakat agar menuntaskan seluruh administrasi kependudukan. (ndo)






