BERITA UTAMA

Dihantam Ombak, Nelayan Tewas Tenggelam, Perahunya Ditemukan dengan Kondisi Mesin Menyala

2
×

Dihantam Ombak, Nelayan Tewas Tenggelam, Perahunya Ditemukan dengan Kondisi Mesin Menyala

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah nelayan yang tewas akibat tenggelam di peraian Ulak Karang Selatan, Kota Padang.

PADANG, METRO–Sempat dilaporkan hilang saat mencari ikan menggunakan perahu di perairan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, seorang nelayan lanjut usia ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia, Rabu (21/2) sekitar pukul 14.05 WIB.

Setelah menemukan jenazah korban yang diketahui bernama Suli (68) yang hilang sejak Selasa (20/2) sekitar pukul 17.00 WIB, Tim SAR gabungan selanjutnya mengevakuasi korban ke daratan lalu membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan bahwa sekitar pukul 11.00 WIB,  perahu yang digunakan korban untuk melaut mencari ikan ditemukan oleh warga. Namun, korban tidak ada di perahu tersebut.

“Perahu korban ditemukan warga dalam keadaan mesin menyala di sekitaran kawasan muara yang berada di belakang kampus Universitas Bung Hatta (UBH),” ungkap Abdul Malik.

Setelah berjam-jam melakukan upaya pencarian tersebut, kata Abdul Malik, akhirnya korban berhasil ditemukan oleh petugas gabungan pada pukul 14.05 WIB dalam keadaan tidak bernyawa.

“Korban ditemukan 100 meter dari titik awal korban dinyatakan hilang. Kami menduga bahwa perahu korban diperkirakan dihantam ombak besar sehingga membuat korban terjatuh ke laut lalu tenggelam,” ujar Abdul Malik.

Diungkapkan Adam Malik, untuk mencari korban tersebut pihaknya mengerahkan enam orang personil untuk menyusuri titik hilangnya korban, dibantu BPBD, Damkar, Kepolisian, serta masyarakat setempat.

“Alat yang digunakan dalam operasi pencarian saat itu di antaranya berupa perahu karet, alat selam, kapal SAR, kapal komunikasi, kapal medis, aqua eye dan kapal pendukung lainnya. Dengan telah ditemukannya korban hilang tersebut, operasi pencarian korban hilang tersebut dinyatakan secara resmi dihentikan,” tutupnya. (brm)