PADANG, METRO —Hujan deras mengguyur wilayah Kota Padang hampir 3,5 jam, sejak Rabu (21/2) subuh, tak hanya membuat kawasan langgana banjir terenda. Namun, hujan disertai angin kencang itu menyebabkan beberapa pohon tumbang yang tersebar di empat lokasi yang berbeda.
Proses evakuasi pun dilakukan tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, untuk memberi ruang bagi penggunan jalan.
Pohon tumbang pertama dilaporkan terjadi Selasa (20/2) malam, di jalan Tanjung Periok, RT 03 RW 03 Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan, sekitar pukul 20.25 wib.
“Akibat pohon tumbang tersebut akses jalan warga sempat terhambat, dan langsung dilaporkan ke BPBD Kota Padang agar segera dilakukan evakuasi,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti BPBD dengan mendatangi lokasi yang langsung dilakukan evakuasi oleh petugas menggunakan gergaji mesin.
Lokasi kedua, dilaporkan terjadi di jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, yang menghambat akses jalan serta menimpa kabel wifi.
“Akibat hujan deras disertai angin kencang satu batang pohon jenis alpukat, di jalan Adinegoro, Kelurahan Bungo Pasang, dengan panjang 15 meter dengan diameter batang yang diperkirakan 70 cm tumbang menghambat akses jalan serta menimpa kabel wifi,” kata Hendri Zulviton.
Di lokasi lainnya, pohon tumbang dilaporkan mengenai sebuah pondok dan menimpa kabel-kabel yang terjadi di RT 01 RW 01, Kelurahan Sebrang Palingam, Kecamatan Padang Selatan.
“Pohon tumbang yang terjadi di Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan ini jenisnya adalah pohon kelapa, dengan panjang bentangan sekitar 20 meter, dengan diameter 60 cm,” katanya.
Sementara itu, di Jalan Ikhlas Raya Andalas, Kecamatan Padang Timur, juga dilaporkan menimpa sebuah pondok dan menghambat arus lalu lintas karena pohon tersebut membentang di jalan.
Dari keempat titik pohon tumbang yang terjadi tersebut, Hendri Zulviton menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Alhamdulillah, peristiwa pohon tumbang yang terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu pagi, tidak ada korban jiwa,” katanya. (brm)






