BERITA UTAMA

Pantai Pulau Pagang Makan Korban, Pelajar asal Pekanbaru Tewas Tenggelam

1
×

Pantai Pulau Pagang Makan Korban, Pelajar asal Pekanbaru Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pelajar asal Pekanbaru yang tewas tenggelam saat mandi-mandi di kawasan Pulau Pagang, Pessel.

PESSEL, METRO–Tragis. Seorang pelajar asal Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, ditemukan tewas akibat tenggelam saat mandi-mandi di pantai Pulau Pagang, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Selasa (20/2) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebelum jasadnya ditemukan tenggelam di kedalaman sekitar tujuh meter, korban bernama Risky Ananda Pratama (14) sempat dilaporkan hilang sekitar pukul 09.30 WIB. Bahkan, keluarga korban bersama warga sudah berusaha mencari korban tapi tidak ditemukan.

Warga pun kemudian melaporkannya ke pemerintahan nagari hingga diteruskan ke Kantor SAR Padang. Tak lama berselang, Tim SAR gabungan datang ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban dengan menyelam dan penyisiran.

Setelah satu jam lebih pencarian, korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Tim SAR gabungan selanjutnya mengevakuasi jenazah korban dari kawasan Pulau Pagang itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang lalu diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga  Gagal Jambret, Buruh Bangunan Bonyok Diamuk Massa

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan, pada pukul 12.05 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi menggunakan KN SAR Yudhistira SAR 227. Sesampai di lokasi, tim berkoordinasi dengan pelapor dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

“Korban berhasil ditemukan di jarak 30 meter dari lokasi awal dilaporkan hilang. Korban diduga sempat terseret ombak ke tengah lalu tenggelam. Status korban kondisinya meninggal dunia,” kata Abdul Malik saat dikonfirmasi wartawan.

Abdul Malik mengatakan, korban merupakan seorang pelajar dan berasal dari Kota Pekanbaru, Riau. Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi. Dengan ditemukannya korban, operasi pertolongan dan pencarian dinyatakan  selesai dan ditutup.

Baca Juga  Polri Gandeng Ustaz Das’ad Latif untuk Mendorong Pemilu Damai

“Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Padang. Untuk mencari korban, Kantor SAR Padang mengerahkan lima personel dibantu  TNI, Polri, BPBD serta insan kebencanaan lainnya,” tuturnya.

Dijelaskan Abdul Malik, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian berawal di saat korban mandi-mandi bersama teman-temannya di pinggir pantai di Pulau Pagang. Namun, pada pukul 09.30 WIB korban tidak terlihat lagi dan menghilang.

“Korban berenang lalu terseret ombak hingga tenggelam. Mulanya, korban telah dilakukan pencarian namun sampai diterimanya laporan remaja tersebut belum ditemukan. Kami menerima laporan sekitar dua jam setelah anak tersebut dinyatakan hilang,” tutupnya. (rio)