OLAHRAGA

Indonesia Gagal Total dari Kejuaraan Beregu Asia 2024

0
×

Indonesia Gagal Total dari Kejuaraan Beregu Asia 2024

Sebarkan artikel ini
KEJUARAAN ASIA— Lanny/Ribka saat melawan Thailand di kejuaraan beregu Asia 2024.

JAKARTA, METRO–Indonesia gagal total dalam Kejuaraan Bulu Tang­kis Beregu Asia 2024. Merah putih tak bisa membawa satu pulang gelar pun dari event yang dilaksanakan di Selangor, Malaysia itu.

Setelah tim putra kalah 2-3 dari Tiongkok di perempat final, giliran tim putri yang kalah. Pada Sabtu waktu setempat (17/2), Putri Kusuma Wardani dkk kalah telak 1-3 dari Thailand di babak semifinal.

Dari empat partai yang dilaksanakan, hanya Ester Nurumi tri Wardoyo yang bisa memetik kemena­ngan. Dia mengalahkan tunggal kedua Thailand Busanan Ongbamrungphan dengan dua game langsung 25-23, 21-16. Sebenarnya, kemenangan ini cukup mengejutkan. Secara ranking, Ester kalah jauh. Dia ‘’hanya’’ berpe­ringkat 40 sedang lawannya ada di posisi ke-18.

‘’Puji Tuhan saya bermain baik dan bisa me­nyumbangkan satu angka bagi tim Indonesia. Saat saya turun bertanding posisi Indonesia memang ketinggalan 0-2. Pada awalnya memang ada pe­ra­saan tegang juga. Cuma saya ìngin bermain tanpa beban dan tampil maksimal saja. Puji Tuhan akhir­nya saya malah bisa me­nyumbang poin,’’ kata Ester dikutip dari Bidang Humas PP PBSI.

Baca Juga  Sean Gelael Menang Fantastis pada WEC Fuji Jepang

Kemenangan Ester sempat membuat Indonesia membuka peluang ke final meski tertinggal 1-2. Sayang di partai yang mempertandingkan ganda putri, wakil Indonesia A­malia Cahaya Putri/Ra­chel Allessya Rose kalah dua game langsung 22-24, 14-21 dari pasangan kakak beradik Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard.

Sekaligus mengakhiri perjalanan Indonesia se­kaligus membuat Indonesia gagal mempertahankan gelar juara beregu putri Asia.Sebelumnya di tung­gal pertama dan ganda pertama Indonesia su­dah kalah. Putri Kusuma Wardani kalah dua game 17-21, 19-21 oleh Supanida Katethong dan pasangan Lanny Tri Mayasari/Ribka Sugiarto juga menyerah dua game 20-22, 14-21 dari ganda pertama Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

‘’Jalannya pertandi­ng­an pada gim pertama memang bisa berjalan ketat. Sampai terjadi setting. Sayang peluang bisa me­nang itu gagal kami dapatkan,’’ ujar Amalia Cahaya Pratiwi.

Cuma, tambahnya, di game kedua, lawan sudah mengantisipasi. Hasilnya, lawan bisa memetik kemenangan. ‘’Apa pun hasilnya, kami sudah berusaha. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin di te­ngah lapangan,’’ tandas Amalia Cahaya Pratiwi.

Dua tahun lalu di tempat yang sama, Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-1. Skuad tahun ini nyaris sama ha­nya di tunggal putri tidak diperkuat oleh tunggal terbaiknya, Gregoria Mariska.

Baca Juga  Berikan Motivasi Sekaligus Doa, Wako Hendri Septa Lepas Jerimy TC Timnas U-18

Dalam pertandingan semifinal lainnya, India mengalahkan Jepang de­ngan skor 3-2. Sehingga pertandingan final akan mempertemukan mereka dengan Thailand. Ini membuat akan lahir juara baru di beregu putri. Sebab, sejak kali pertama dilaksanakan pada 2016, India dan Thailand belum pernah menjadi juara.

Pada 2016 di India, Tiongkok menjadi juara. Dua tahun kemudian di Malaysia, giliran Jepang menjadi pemenang dan dipertahankan di Filipina 2020. Dan Indonesia menjadi juara pada 2022.

Sementara di beregu putra, langkah Indonesia sudah terjegal oleh Tiong­kok di perempat final de­ngan skor 3-2. Di kelompok ini, final akan mempertemukan tuan rumah Malaysia melawan Tiongkok pada Minggu (18/2). Di se­mifinal, Sabtu (17/2), Malaysia mengalahkan Je­pang 3-1 dan Tiongkok me­nundukkan Korea Selatan 3-2. Dua tahun lalu di tempat yang sama, Indonesia maju hingga ke babak final sebelum dikalahkan Malaysia dengan skor telak 3-0. (jpg)