MENTAWAI, METRO— Pj. Bupati Kepulauan Mentawai Fernando Jongguran Simanjuntak, hadiri penutupan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) 2024, di Gereja Pniel Mappadegat. Fernando menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia GKPM dan PGI yang sudah mempercayai Kabupaten Kepulauan Mentawai tempat pelaksanaan sidang MPL PGI tahun 2024.
“Kami dari Pemkab Mentawai menyadari sepenuhnya masih kurang maksimal pelayanan kami, dengan demikian kami dari unsur Forkopimda bersinergi mengawal kegiatan ini secara penuh sehingga berjalan dengan sebagai mestinya aman dan lancar serta mendapatkan tujuan yang di harapkan,” imbuhnya.
Di sisi lain, PJ Bupati Mentawai juga memperkenalkan mentawai kepada seluruh tamu sidang MPL PGI, bahwa luas Mentawai 651 persegi dan ada 4 gugusan pulau besar yaitu pulau Siberut, pulau Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan dengan total penduduk 93 ribu.
“Kalau melihat dari luas, Mentawai lebih luas di bandingkan dengan Madura dengan luas 5900 sekian persegi, akan tetapi Madura di topang 5 APBD artinya ada 5 Kota Kabupaten di Madura,” ujarnya.
Nah, dari perbandingan itu korelasi pembangunan di mentawai tak sekencang di daerah-daerah lain, namun demikian, kami dengan masyarakat tetap bersemangat untuk bergandengan tangan dalam mewujudkan kabupaten Mentawai yang mampu mensejahterakan masyarakatnya.
Selain itu, PJ Bupati juga menyuguhkan keindahan alam Mentawai kepada para tamu sidang MPL PGI dan Mentawai juga terkenal dengan wisata baharinya khususnya surfing. “Ada 70 spot surfing di Mentawai tiga di antaranya adalah terbaik di dunia serta ada juga kuliner khas Mentawai, salah satunya keripik keladi the best di Nusantara” sebutnya sembari prmosikan Mentawai.
Sidang MPL PGI tahun 2024 di Mentawai ini diharapkan menjadi momentum untuk merenung dan memahami, serta memperkokoh landasan ritualitas keugaharian dalam membangun kehidupan yang demokratis dan juga berkeadilan,” tutupnya. (rul)






