SAWAHLUNTO, METRO–Gelar Sosialisasi pencoblosan di kawasan Makam M. Yamin, Selasa (30/1) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto mencontohkan dengan melibatkan warga dalam aksi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.
Dalam sosialisasi itu, KPU menghadirkan ratusan massa yang dilibatkan langsung untuk me-lakukan simulasi pencoblosan, termasuk dari penyandang dissabilitas.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Sawahlunto, Hamdani, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat kekurangan surat suara sebanyak 1379 atau 0,5 persen dari kebutuhan surat suara.
Menurutnya, kekurangan itu terjadi setelah dilakukan penyortiran. Namun, sebut Hamdani, saat ini telah diakukan pengajuan ke KPU RI, melalui KPU provinsi.
“Kita sudah ajukan untuk pengganti kekurangannya ke KPU RI melalui KPU Provinsi, dan sudah ada keterjamiman akan tiba di Sawahlunto sebelum tanggal 2 Februari,” sebutnya. Sedangkan surat suara yang rusak, akan dimusnahkan pada H – 1 pelaksanaan Pemilu.
Lebih jauh Hamdani juga mengatakan bahwa bagi warga yang tidak bisa datang ke TPS karena sakit, KPU akan melaksanakan TPS berjalan ke lokasi pemilih.
Namun demikian, ujar Hamdani, Keluarga harus melaporkan terlebih dahulu pada KPPS setempat. “Ini merupakan prinsip keadilan dalam memaksimalkan pelayanan,” ujarnya.
Melalui awak media, Hamdani juga berharap untuk turut membantu sosialisasi ke tengah masyarakat, bahwa pemilih harus membawa KTP atau fotocopy KTP, atau foto KTP, atau kartu identitas lain yang ada foto dirinya. (pin)





