AZIZ CHAN, METRO–Sebanyak 413 guru Pendidikan Agama Islam jenjang SD dan SMP di Kota Padang bakal menjalani sertifikasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024 ini.
Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, ini merupakan bentuk ikhtiar bagi tenaga pendidik agama agar mampu mentransfer ilmu agama lebih optimal kepada siswa sebagai generasi penerus. Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara Semiloka Pendidikan Profesi Guru PAI Jenjang SD dan SMP di Youth Center Bagindo Aziz Chan Padang, Rabu, (31/1).
“Data kita mencatatkan ada 322 guru PAI tingkat SD, dan 79 tingkat SMP. Kita berharap dengan adanya program sertifikasi PPG ini guru PAI makin optimal dalam mencurahkan pendidikan dan ilmu agama kepada anak-anak kita,” ujarnya.
Guru PAI menurutnya sangat berperan penting dalam membantu manjalankan program unggulan Pemerintah Kota Padang. Terutama program hafal minimal 1 juz Al Quran bagi siswa tingkat SD dan SMP.
“Tentunya ini berguna dalam membangun karakter anak dunia dan akhirat. Ini ikhtiar kita agar sebanyak 120.000 siswa hafal minimal juz 30. Di Indonesia, Kota Padang merupakan satu-satunya kota yang punya program ini,” tuturnya.
Hingga saat ini, sebanyak 2.500 siswa sudah diwisuda tahfidz alquran melalui Dinas Pendidikan Kota Padang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menambahkan, sertifikasi PPG ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan Kemenag Kota Padang. Pihaknya menggelontorkan anggaran sebanyak Rp 2,2 miliar untuk sertifikasi PPG ini.
“Dalam pelaksanaannya kita bekerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta khusus guru PAI tingkat SMP. Kemudian khusus guru PAI tingkat SD kerjasama kita dengan UIN Imam Bonjol,” tutupnya.
Dia juga berharap, dengan adanya PPG ini, dapat meningkatkan kesejahteraan para guru pendidikan agama, sehingga dapat lebih optimal lagi dalam menjalankan tugas sebagai guru di sekolah.
Sementara, H. Dean Asli Khaidir yang turut hadir sebagai tokoh muda dan tokoh motivator dalam acara tersebut menyampaikan generasi muda saat ini mengalami tantangan yang lebih kompleks, sehingga membutuhkan iman dan taqwa dalam menjalani kehidupan.
“Dengan imtaq yang sudah di tanamkan kepada siswa nantinya dapat bersinergi untuk membangun kota Padang ke arah yang lebih baik lagi, sehingga target pemerintah untuk pembangunan kota akan tercapai,” ungkapnya.
Hadir juga dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Edy Oktaviandi, Ketua Dewan Masjid Kota Padang Maigus Nasir, serta diikuti seluruh guru agama tingkat SD dan SMP se-kota Padang. (brm)






