SOLOK, METRO–Di tahun 2023, jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang aktif di Kota Solok tercatat semakin meningkat. Jenis usaha ini khususnya berbasis Rumah Tangga yang semakin meningkat. Kapala Dinas Perkop UKM Kota Solok, Zulferi mengatakan meningkatnya jumlah UMKM di Kota Solok, tak terlepas dari pola pikir kreatif masyarakat untuk tetap mendapatkan pemasukan selama pandemi lalu. Maka itu, usaha berbasis rumah tangga cukup mendominasi, seperti aneka makanan dan pangan olahan.
Menurutnya meski hanya berskala produksi kecil, tapi jenis usaha tersebut sangat berarti bagi pelaku usaha, dalam memenuhi kebutuhannya selama pandemi dan ekonomi sedang lesu ini.
Dari data yang didapat dari Dinas Koperindag UMKM Kota Solok, hingga Desember 2022 terdapat lebih kurang 4.021 Usaha Mikro Kecil Menengah yang aktif di Kota Solok, atau naik dibandingkan tahun 2021 atau awal pandemi yang berjumlah 3.683 UMKM. “UMKM kota Solok secara umum terus dikembangkan dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan sebagai upaya mensejahterakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
UMKM memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi. Apalagi Kota Solok berada dalam jalur strategis. Sangat memungkinkan untuk mengusung misi menjadikan Kota Solok sebagai pusat perdagangan hasil-hasil pertanian, perkebunan dan ekonomi kerakyatan yang tangguh berbasis potensi unggulan daerah melalui perdagangan, pariwisata dan jasa lainnya serta menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan menekan angka kemiskinan dan mengurangi permasalahan sosial lainnya.
Pemko Solok mendukung penuh pengembangan usaha-usaha kreatif dan inovatif masyarakat, peluang usaha sangat banyak, sehingga bisa mendorong perekonomian masyarakat kota Solok. “Pelatihan-pelatihan selalu kita arahkan kepada pembenahan keterampilan, agar bisa menjadi sumber penghasilan, seperti keterampilan membatik, tenun, menjahit dan lainnya, kita dukung penuh ekonomi berbasis kerakyatan tersebut,” katanya.
Ia juga mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menggunakan semua platform e-commerce yang ada, baik global, nasional maupun yang ada di daerah. Dengan pemanfaatan e-commerce, akan semakin membuka ruang pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah.
Ia berharap pelaku usaha di kota Solok berani berinovasi dan konsisten memanfaatkan teknologi, dan untuk dinas terkait, agar memprioritaskan pelatihan-pelatihan tentang digitalisasi kepada UMKM yang ada di Kota Solok. (vko)






