POLITIKA

KPU Kabupaten Solok Gelar Rakor, Berikan Pemahaman Kemungkinan Pelanggaran Pemilu

0
×

KPU Kabupaten Solok Gelar Rakor, Berikan Pemahaman Kemungkinan Pelanggaran Pemilu

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI— Bawaslu Kabupaten Solok menggelar rapat koordinasi “Fasilitasi dan Pengelolaan Barang Dugaan Pelanggaran Tahapan Logistik pada Pemilu tahun 2024 di Kota Solok”, Selasa (23/1).

SOLOK, METRO–Badan Pengawasan Pe­milu (Bawaslu) Kabupaten So­lok menggelar rapat koor­dinasi (rakor) dengan meng­angkat tema “Fasi­litasi dan Pengelolaan Ba­rang Dugaan Pelanggaran Tahapan Logistik pada Pe­milu tahun 2024 di Kota Solok”, Selasa (23/1).

Rakor ini dimaksudkan agar menjamin Pemilu 2024 berjalan damai dan kondusif, serta diperlukannya pemahaman yang merata dan menyeluruh terhadap kemungkinan pelanggaran-pelanggaran yang mungkin menciderai de­mo­krasi.

Salah satu narasumber dalam rakor Triati, membahas tentang “Manajemen Pengelolaan Barang Dugaan Pelanggaran Pemilu”. Ia mengharapkan seluruh elemen terkait agar memiliki pemahaman terkait dugaan pelanggaran dan melakukan manajemen pengelolaannya.

“Seluruh elemen harus memahami tupoksi masing-masing dalam manajemen pengelolaan dalam sebuah pelanggaran dan juga tingkatan penyelesaian dugaan pelanggarannya,” ucapnya.

Baca Juga  Pilkada Semakin Dekat, KPU Sosialisasikan  PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Ketika sudah masuk ke jajaran pengawasan pemilu, ditambahkan Triati, ma­ka harus tegak lurus dan me­mahami aturan yang sudah ditetapkan dalam pengawasan pemilu.

“Mari kita sama-sama memberikan pencerdasan kepada masyarakat, tentang pentingnya sebuah pesta demokrasi dan da­lam demokrasi, pemilu ini lah yang akan menentukan nasib bangsa, negara, da­erah dan masyarakat kedepannya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Solok, Titony Tanjung mengatakan bahwa pihaknya bersyukur, karena seluruh tahapan Pemilu 2024 di Kabupaten Solok berjalan dengan baik dan ia juga mengapresiasi kinerja jajaran Bawaslu Kabupaten Solok hingga ke tingkat kecamatan dan nagari di Ka­bupaten Solok.

Baca Juga  Kantor KPU RI jadi Lokasi Debat Pertama Capres-Cawapres 2024

“Kami sangat meng­apre­siasi dan tentunya juga berterima kasih kepada seluruh jajaran Bawaslu yang hingga saat ini tetap menjaga marwah lembaga Bawaslu, sehingga dengan itu, terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas menjadi lebih dekat untuk kita capai,” ujarnya.

Titony Tanjung juga mengatakan, bahwa pada Senin (22/1) telah dilakukan pelantikan sebanyak 1.360 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kabupaten Solok, dan ia juga berharap agar seluruh komponen yang terlibat dalam pengawasan Pemilu Serentak 2024 ini bisa terus bersinergi untuk me­nyukseskan Pemilu 14 Februari 2024 nanti. (vko)