PDG. PARIAMAN, METRO–Kompolotan perampok sadis bersenjata api yang menjadikan pedagang emas sebagai targetnya kembali beraksi di Sumara Barat (Sumbar). Kali ini, seorang pedagang emas di Kabupaten Padangpariaman yang menjadi korban perampokan.
Namun, aksi perampokan itu berhasil digagalkan oleh korban berinisial IR (45) warga Sungai Geringging, setelah berusaha melakukan perlawanan. Meski tasnya berisi emas dan uang tidak raib, perampok itu malah menembak perut korban.
Setelah melukai korban, komplotan perampok langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor lantaran takut ditangkap oleh warga setempat yang mulai ramai di lokasi. Sementara, korban mengalami luka tembak dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Sungai Geringging, Iptu Bambang membenarkan adanya aksi percobaan perampokan tersebut. Menurutnya, korban IR dirampok oleh dua orang tak dikenali pada Senin (22/1) sekira pukul 16.00 WIB, saat perjalanan pulang setelah berdagang emas.
“Benar, korban IR ditembak orang tidak dikenal (OTK) saat pulang dari menjual emas di Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging. Korban mengalami luka tembak pada bagian perut,” ungkap Iptu Bambang kepada wartawan ketika dikonfirmasi.
Iptu Bambang menuturkan, perampokan terhadap korban pemilik toko emas di Pasar Sungai Geringging tersebut berhasil digagalkan dengan melakukan perlawanan. Hanya saja, pelaku berhasil kabur dengan mengendarai sepeda motor Honda BeAT.
“Emas korban yang sempat akan dirampas oleh perampok tidak berhasil diambil pelaku karena korban melawan. Tapi tas milik korban berisi Handphone (Hp) dan uang tunai Rp 500 ribu berhasil dibawa kabur pelaku setelah menembak korban,” ujarnya.
Iptu Bambang menduga, korban ditembak hingga mengenai perutnya gegara melakukan perlawanan ketika pelaku hendak mengambil tas korban yang berisi emas. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.
“Kami belum bisa memastikan senjata api apa yang digunakan oleh pelaku. Saat ini, kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga ada sekitar dua orang dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. Kami juga mengumbulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas pelakunya,” tegas Iptu Bambang. (ozi)






