PADANG, METRO–Gubernur Sumba Mahyeldi Ansharullah melaunching Calendar of Events 2024, Sabtu malam (20/1) di Pantai Purus Padang. Pada Calendar of Events 2024 ini Pemprov Sumbar sudah mempersiapkan 78 event yang terdiri dari kategori internasional, nasional dan daerah.
“Peluncuran Calendar of Events ini sebagai wujud komitmen dan keseriusan pembangunan di pariwisata Sumbar. Kita harus terus berupaya sebaik mungkin agar sektor pariwisata benar-benar tumbuh dan berkembang dengan baik, agar manfaatnya dapat dirasakan untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Mahyeldi dalam sambutannya.
Mahyeldi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh bupati/wali kota di Sumbar dan seluruh elemen pentahelix pariwisata, akademisi, pelaku industri pariwisata, media, dan masyarakat, yang telah bahu-membahu sepanjang tahun 2023 menyukseskan program aktivasi sektor pariwisata pascapandemi Covid-19, bertajuk Visit Beautiful West Sumatera 2023.
Berkat kolaborasi dan sinergi bersama, kata Mahyeldi, program ini telah berjalan sukses dengan target awal 8,2 juta kunjungan, namun terealisasi sebanyak 11,2 juta (137,12 persen) kunjungan hingga Desember 2023 yang lalu.
“Hal ini yang harus terus dioptimalkan agar manfaat sektor pariwisata bisa terus bertumbuh di daerah ini, dan dapat dirasakan manfaat ekonominya secara langsung oleh masyarakat,” tutur Mahyeldi.
Hasil tersebut dipandang Mahyeldi, sebagai wujud keseriusan dan upaya pemerintah kabupaten dan kota dalam menarik minat wisatawan berkunjung. Oleh karena itu, perlu terus berkreasi dan berinovasi dalam menyelenggarakan event-event, agar target kunjungan wisatawan tahun 2024 bisa tercapai dengan baik.
“Semakin banyak event berkualitas, akan semakin banyak multiplier effects yang dapat kita harapkan manfaatnya untuk Sumbar,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda menguraikan, tahun 2023, target kunjungan wisatawan 8,2 juta orang. Realisasi sampai akhir Desember 2023 kunjungan wisatawan berjumlah 11.243.840 wisatawan. Rinciannya, 11.178.143 wisatawan nusantara, dan 65.697 wisatawan mancanegara, yang berarti pencapaiannya 137 persen, melebihi dari target yang ditetapkan.
“Untuk tahun 2024 ini, kita menargetkan kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat berjumlah 13,5 juta wisatawan atau bertambah 20 persen, dengan asumsi transportasi dapat kembali normal dan tidak ada kejadian luar biasa yang mempengaruhi politik, ekonomi dan keamanan. Di mana hal ini sangat mempengaruhi motivasi dan pergerakan wisatawan dalam melaksanakan perjalanan,” ujar Luhur.
Pada tahun 2023 lalu, Luhur mengungkapkan cukup banyak prestasi yang telah diraih di bidang kepariwisataan. Di antaranya, peringkat ke-3 penilaian indeks pariwisata muslim Indonesia, juara II video promosi kategori destinasi wisata ABBWI 2023, juara V video promosi kategori event daerah ABBWI 2023.
Juga ada penghargaan dan anugerah desa wisata Indonesia untuk 5 desa wisata di Sumbar, Merdeka Award 2023 untuk kategori Program Desa Wisata dan terbaik 1 kategori Provinsi terbaik ABBWI 2023 tingkat kawasan Sumatera.
Ia menyebutkan untuk Tahun 2024 ini Pemprov Sumbar sudah mempersiapkan 78 kalender event yang terdiri dari beberapa kategori internasional, nasional dan daerah.
“Untuk tahun 2024 ini, kami menghimpun data event-event yang akan diselenggarakan setiap kabupaten dan kota. Di samping event provinsi dan komunitas baik yang bersifat kabupaten, provinsi, nasional maupun internasional. Dari 131 events yang masuk, kami sudah mengkurasi dan memilahnya menjadi 78 events yang terangkum dalam Calendar Of Events West Sumatera 2024,” ujarnya.
Selanjutnya, Ia juga menambahkan, di Tahun 2023 lalu, Pemprov Sumbar telah berhasil menggunakan tagline ‘Visit Beautiful West Sumatera 2023’. Artinya dari tagline ini banyak orang yang mendengarkan dan berkunjung ke Sumbar. “Oleh karena itu, di tahun 2024 ini kami angkat betul dengan branding Visit Beautiful West Sumatera,” terangnya.
Namun yang paling penting menurutnya, untuk menyamakan data wisatawan yang datang ke Sumbar, Pemprov Sumbar menjalin kerja sama dengan PT. Telkomsel dalam pemanfaatan dashboard PETA Sumbar (Pergerakan Wisatawan Sumbar). Kerjja sama inu merupakan salah satu bentuk peran aktif dari kalangan industri dalam upaya penyediaan data.
“Kami berharap seluruh Pentahelix Pariwisata terus ambil bagian dalam berperan dan berkontribusi aktif sesuai bidangnya masing-masing,” harapnya.
Tahun ini, Dinas Pariwisata Sumbar juga kembali memperkenalkan E-Book (Buku Digital) Pariwisata Sumatera Barat. E-Book ini sudah dapat diakses melalui telepon android dengan memindai/scan QR Code. (fan)





