SOLOK, METRO–Memiliki potensi terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem, Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani minta seluruh lini mulai dari kelurahan hingga OPD, harus mampu untuk melakukan penanggulangan bencana, siap, dan tangguh dalam menghadapi bencana.
“Penanggulangan bencana merupakan urusan kita semua, apalagi cuaca saat ini tak bersahabat,” ujar Ramadhani Kirana Putra.
Ia mengatakan, meskipun Kota Solok tidak terlalu rawan bencana jika dibandingkan daerah tetangga, tapi setiap perangkat harus siap dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadinya, khususnya banjir.
Menurutnya ada dua jenis bencana yang sering terjadi di Kota Solok seperti banjir, dan ini sedang kita usahakan menanggulanginya dengan normalisasi sungai dan perbaikan drainase, kemudian gempa bumi, karena kota Solok termasuk dalam kawasan patahan semangka.
“Segera lakukan langkah-langkah percepatan penanggulangan, terutama kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh banjir,” tegasnya
Ia juga meminta seluruh SKPD harus respon dan cepat tanggap dalam penanganan bencana, setiap SKPD juga punya tugas untuk penanggulangan saat bencana sesuai Tupoksi masing-masing.
“Kita memiliki program bertajuk Kelurahan Tangguh Bencana (KTB), dengan tujuan untuk menciptakan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana alam, khususnya bencana banjir yang kerap melanda kota Solok,” ujarnya.
Berdasarkan pemetaan, di Kota Solok ada lima Kelurahan yang rawan bencana banjir, yakni Kelurahan Simpangrumbio, Kotopanjang, IX Korong, Tanahgaram, dan Aro IV Korong.
“Adapun, program itu juga bertujuan untuk melindungi masyarakat di kawasan rawan bahaya bencana dari dampak-dampak yang merugikan mereka,” jelas Ramadhani. (vko)






