POLITIKA

Optimalkan Persiapan Jelang Pemilu, Sekretariat KPU Tetap Bekerja Meski Libur

0
×

Optimalkan Persiapan Jelang Pemilu, Sekretariat KPU Tetap Bekerja Meski Libur

Sebarkan artikel ini
Agustian Sekretaris KPU Kota Padang

PADANG, METRO–Lebih kurang satu bulan jelang hari pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini, KPU RI bersama seluruh jajarannya di Indonesia terus melaksanakan tahapan dari pemilu itu.

Bahkan, jajaran di sekretariat KPU pun diminta untuk tetap masuk kerja pada tiap Sabtu, Minggu, maupun hari libur nasional jelang pelaksanaan hari H pencoblosan nanti.

“Memang, kami di jajaran sekretariat KPU seluruh Indonesia termasuk KPU Kota Padang diminta tetap masuk kerja, kendati hari libur sekalipun,” ungkap Sekretaris KPU Kota Padang, Agustian saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/1).

Harus masuk kerja di hari libur ini, sebut Agustian, merupakan instruksi dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno yang disampaikan kepada semua jajaran sekretariat.

Agus menilai, instruksi Sekjen KPU RI itu tentunya untuk mendukung secara optimal kelancaran kerja para komisioner dalam menyiapkan tahapan pemilu ini.

“Saya pribadi setuju dengan Instruksi Sekjen KPU RI nomor 177/SDM.03.5-SD/04/2024 itu. Sebab tidak banyak waktu lagi bagi KPU untuk siapkan pemilu ini. Dan bagi sekretariat siap mendukung secara optimal,” kata mantan Sekretaris KPU Kota Pa­dang panjang ini.

Agus menjelaskan, Instruksi Sekjen KPU RI itu diterimanya Jumat (12/1) kemarin. Dalam instruksi itu, tidak hanya mengatur hari kerja, tapi juga mengatur pakaian dinas yang disesuaikan menurut hari kerja.

Misalnya, sebut Agus, untuk hari Sabtu, pakaian dinasnya berupa kemeja biru dongker dan celana panjang warna cokelat kha­ki.

“Sedangkan untuk hari Minggu, pakai kemeja warna hitam dan celana co­kelat khaki. Adapun untuk hari libur nasional, sesuai ketentuan pakaian dinas harian pada hari bersang­kutan,” kata Agustian.

Sementara itu, terkait proses pelipatan dan pe­nyortiran surat suara di KPU Kota Padang, terhitung tiga hari sejak Sabtu (13/1) hingga Senin (15/1) ini, proses penyortiran dan pelipatan surat suara DPD RI dilakukan oleh puluhan kelompok masyarakat di gudang logistik yang ada di samping kantor KPU Kota Padang.

Dari rentang waktu tiga hari itu, terlihat sudah ada ratusan kontak surat suara yang telah selesai di sortir dan lipat. Namun masih terdapat ratusan kotak yang berisikan surat suara yang akan disortir dan dilipat para kelompok ma­syarakat itu.

“Adapun dalam 1 kotak itu, teradapat 1.000 lembar surat suara, serta proses sortir dan lipatnya dimulai Sabtu pagi (13/1) lalu, dan akan terus berlangsung hingga Rabu (17/1) mendatang,” kata Agustian.

Dijelaskan oleh Agustian, ada 681 kotak yang berisi surat suara DPD RI yang diterima KPU Padang. Dan logistik ini tiba pada Rabu (8/1) lalu.

“Sebagai gambaran, dalam dua hari proses itu (Sabtu-Minggu), jumlah surat suara DPD RI yang sudah sortir dan lipat sebanyak 264.289 lembar (264 kotak) atau sekitar 38,8 persen lebih dari total DPT Kota Padang yang berjumlah 680.605 pemilih,” ucap Agustian.

Agustian menambahkan, dalam proses sortir dan lipat itu, pihak KPU Padang bekali petugas sortir dan lipat dengan kokarde sebagai tanda pe­nge­nal.

“Selain sebagai upaya antisipasi masuknya ok­num yang tidak bertanggung jawab, juga dengan adanya tanda pengenal itu, kami mudah mengenali siapa-siapa saja masyarakat yang bertugas menjadi tenaga sortir dan lipat. Bila tidak ada tanda pengenal itu, kami larang masuk ke lokasi sortir dan lipat surat suara,” tukas Agustian.

Sebelumnya, Ketua KPU Padang, Riki Eka Putra menyampaikan logistik pemilu berupa surat suara untuk Kota Padang telah diterima pihaknya.

Riki menerangkan, ada lima jenis surat suara diterima yaitu, surat suara Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD Kota Padang. Jumlah yang diterimapun sesuai dengan jumlah DPT Pemilu 2024 di Kota Padang yakni 680.605 lembar.

“Rinciannya, jumlah cetak surat suaranya setiap jenis Pemilu (DPT 666.178 lembar + 2 persen – DPT setiap TPS), jadi masing-masing surat suara itu sebanyak 680.605 lembar,” tukas Riki.

Menyangkut lama waktu proses sortir lipat lima jenis surat suara yang dilakukan KPU itu, diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu lamanya. Di sisi lain, proses sortir dan lipat surat suara DPD RI yang dilakukan di gu­dang sebelah kantor KPU Padang itu, juga diawasi dengan seksama pihak Bawaslu dan kepolisian Kota Padang. (fer)