PADANG, METRO–Mobilitas harian yang padat sering membuat pengendara sepeda motor mengabaikan kondisi kampas rem kendaraan mereka. Meskipun demikian, kampas rem merupakan komponen yang sangat penting saat berkendara dan seharusnya rutin diganti.
Dalam rangka itu, PT Menara Agung selaku main dealer sepeda motor Honda dan spare parts di Sumatra Barat (Sumbar), akan memberikan beberapa informasi dan tips kepada pengendara sepeda motor untuk mengetahui kondisi kampas rem pada kendaraan kesayangannya.
Kampas rem dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kampas rem tromol dan kampas rem cakram. Sebagian besar motor Honda saat ini sudah menggunakan kampas rem berbahan non-asbes. Menurut hasil penelitian, bahan yang mengandung asbes dapat memicu risiko kanker dan gangguan pada saluran pernapasan. Selain itu, bahan yang menggunakan asbes tidak efektif untuk jangka waktu lama, hanya memberikan kinerja optimal pada awal pemakaian saja.
Training Analyst PT Menara Agung Rudi Arfandi menjelaskan, salah satu factor penyebab terjadinya kecelakaan saat berkendara adalah disebabkan oleh sistem pengereman yang tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda kehausan atau ke-tipisan pada kampas rem. Berikut adalah cara mengetahuinya:
Langkah pertama yang perlu diambil adalah melakukan uji pengereman saat berkendara. Jika terdengar bunyi berdecit pada saat pengereman itu merupakan tanda bahwa kampas rem sudah mencapai batas usianya dan perlu segera diganti. Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah apakah saat menekan tuas rem atau menginjak pedal rem, terasa lebih dalam dari ukuran standarnya atau tidak.
“Selain itu, hal yang harus diperhatikan agar system pengereman tidak bermasalah adalah bersihkan secara rutin debu halus dirumah rem dengan menggunakan kuas. Setelah dibersihkan, jangan lupa check kondisi per dan tuas rem apakah masih bekerja secara maksimal atau tidak. Hindari adanya minyak pelumas pada rumah rem (drum brake),” kata Rudi.
Rudi juga mengingatkan untuk menggunakan rem dengan bijak saat berkendara. disarankan untuk menjaga jarak dengan kendaraan didepan agar penggunaan rem tidak terlalu sering. Hal ini bertujuan untuk menghindari pengereman secara terus menerus, yang dapat menyebabkan kampas rem mudah terbakar. Pengereman yang berlebihan dapat mengurangi umur kampas rem atau menyebabkannya habis dengan cepat.
“Untuk perawatan rem sebenarnya tidaklah sulit jika mematuhi tips dan panduan tersebut, serta menggunakan jasa rem dengan semestinya. PT AHM juga mengeluarkan produk yang bisa dibeli dibengkel resmi AHASS maupun Toko Part yang ada logo/merek Honda Genuine Parts-nya. Untuk lebih maksimalnya lakukanlah perawatan sepeda motor anda dengan memilih suku cadang asli dari Honda atau Honda Genuine Parts dan melakukan servis berkala di bengkel resmi sepeda motor Honda (AHASS),” tutup Rudy. (rgr)






