KUBUGADANG, METRO–Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh, Aan Muharman, saat melakukan pertemuan dengan puluhan awak media menyebut teman-teman media merupakan mitra penting bagi Bawaslu Kota Payakumbuh dalam mengawal proses demokrasi jalannya Pemilihan umum dan Pilkada.
”Teman-teman media merupakan mitra penting bagi Bawaslu Kota Payakumbuh,” begitu dikatakan Aan Muharman, saat melakukan pertemuan dengan puluhan awak media di Kantor Bawaslu Kota Payakumbuh, Jalan Jeruk Nomor 67 Kelurahan Kotokociak Kubu Tapakrajo, Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, baru-baru ini.
Dirinya juga menyebut, Bawaslu sangat membuka diri untuk kawan-kawan wartawan. Bahkan berbagai informasi terkait tahapan-tahapan pemilu terus disampaikan kepada masyarakat dan selalu melibatkan kawan-kawan wartawan. “Kami sangat terbuka, tidak menutup diri, dan siap berbagai informasi seputaran tahapan pemilu sesuai kerja Bawaslu,” ucap Aan, panggilan Aan Muharman, yang dikenal ramah dan murah senyum ini.
Pada kesempatan itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat itu, bersama Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Widyawati juga menyampaikan terkait tahapan pemilu masa kampanye caleg dan pilpres. Termasuk soal pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) masing-masing caleg di Kota Payakumbuh.
Disampaikan Widyawati, pihaknya melalui panwascam telah menyampaikan himbauan kepada calon anggota legislatif (Caleg) untuk tidak melakukan pelanggaran dalam memasang alat peraga kampanye. Seperti, memasang APK di tempat ibadah, sekolah, pohon, fasilitas umum dan jalan utama yang ditetapkan sebagai zona larangan.
”Memang banyak kami temukan pelanggaran dalam memasang APK ini. Dan kami melalui panwascam sudah menyampaikan himbauan kepada caleg. Dan tentu nanti jika tidak digubris, maka akan kami lakukan penertiban,” jelas Widyawati.
Disampaikan perempuan satu-satunya di jajaran Komisioner Bawaslu Kota Payakumbuh itu, pemasangan alat peraga kampanye di pohon-pohon pelindung cukup banyak ditemukan dalam pengawasan yang dilakukan Bawaslu Kota Payakumbuh. “Pemasangan APK di pohon ini cukup banyak juga, dan nanti akan kami lakukan penertiban,” sebutnya. (uus)





