METRO SUMBAR

Status Gunung Marapi Siaga, Warga Padangpanjang Diimbau Jangan Panik

0
×

Status Gunung Marapi Siaga, Warga Padangpanjang Diimbau Jangan Panik

Sebarkan artikel ini
RAPAT ANTISIPASI LETUSAN MARAPI—Pj Wako Padangpanjang Sonny, pimpin rapat koordinasi dengan BPBD dan intansi terkait lainnya sebagai bentuk antisipasi bencana Gunung Marapi, di ruang VIP Balai Kota, Rabu (10/1) malam.

PDG. PANJANG, METRO–Menyikapi naiknya status Gunung Marapi dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III), Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si mengimbau warga tidak cemas dan tidak panik.

“Berbagai persiapan untuk mengatasi kemungkinan yang akan terjadi segera disiapkan Pemerintah Kota,” kata Sonny, da­lam rapat antisipasi bencana bersama OPD terkait di ruang VIP Balai Kota, Rabu (10/1) malam.

Sonny mengingatkan, sekalipun Padang Panjang berada dalam radius 10 km dari Gunung Marapi, namun masyarakat harus tetap waspada terhadap kondisi yang terjadi saat ini.  “Gunung Marapi ini sudah memasuki level tiga atau kondisi siaga. Kita perlu waspada, namun jangan sampai panik, cukup kura­ngi aktivitas di luar rumah,” katanya.

Baca Juga  45 Anggota DPRD Pessel Periode 2024 -2029 Resmi Dilantik, Darmansyah dan Aprinal Ditunjuk jadi Ketua dan Wakil Ketua Sementara

Sebagai langkah awal, katanya, untuk antisipasi bencana ini Pemko akan kembali membagikan mas­ker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rua­ngan.

Ditambahkannya, Pemko juga akan menyiapkan tempat pengungsian di beberapa titik. Jika dibutuh­kan oleh masyarakat yang harus mengungsi akibat erupsi Marapi. Seperti di GOR Bancalaweh, Gedung M Sjafei, Aula Kantor Lurah Ganting, Aula Kantor Camat Padang Panjang Timur, BBI, BLK, Mifan, SMK Karya.

Kesiapan yang diupayakan Pemko ini tidak saja untuk masyarakat Padang Panjang, tapi juga jika di­per­lu­kan oleh masyarakat Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar yang harus mengungsi, ter­se­bab sangat dekat dengan Gunung Marapi.

Berkaitan dengan itu pula, Sonny meminta pihak-pihak terkait selalu siaga. Seperti Kominfo agar selalu memberikan dan membuat imbauan kepada masyarakat. Satpol PP Damkar agar aktif memo­nitoring. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memantau anak sekolah. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan bersama RSUD agar menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan.

Baca Juga  Proyek Pasar Koto Baru Dikebut

Sementara itu Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, S.STP, M.Si menyampaikan, status Siaga ini bukanlah seperti pada wak­tu Covid-19, namun status Gunung Marapi yang saat ini dalam status atau kondisi Siaga. “Untuk itu kami meminta ma­sya­rakat agar tidak panik. Cu­kup kurangi saja aktivitas di luar rumah karena saat ini Marapi tetap mengeluarkan abu vulkanik yang bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta membuat mata perih. Jika masih ada perlu keluar, jangan lupa memakai masker,” ujar­nya. (rmd)