SOLOK/SOLSEL

Sanggar Seni Rumbio Sakato, Dapat Perhatian Kemensos RI

0
×

Sanggar Seni Rumbio Sakato, Dapat Perhatian Kemensos RI

Sebarkan artikel ini
Sanggar Seni Rumbio Sakato Kelurahan Simpang Rumbio Kota Solok mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial RI
ATRAKSI— Pemain sanggar seni Rumbio Sakato Kelurahan Simpang Rumbio, Kota Solok berfoto bersama.

SOLOK, METRO–Sanggar Seni Rumbio Sakato Kelurahan Simpang Rumbio Kota Solok mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui program Kearifan Lokal. Ketua Pengurus Sanggar Seni Rumbio Sakato Muhammad Rafi, Rj. Malin, S.ST menyampaikan bahwa bantuan yang diterima tersebut benar dan merupakan ban­tuan hibah Kementerian Sosial RI berupa cash transfer dengan jumlah nominal Rp50 Juta.

Lebih jauh Rafi menyampaikan bahwa bantuan tersebut di gunakan untuk menunjang kegiatan kearifan lokal setempat dalam rangka pencegahan dini terhadap potensi kinflik sosial serta penguatan ekonomi di tengah- tengah lingkungan masyarakat setempat.

“Menyikapi dari bantuan sosial tersebut, kami telah membelanjankan ba­rang barang yang dibutuhkan didalam sanggar dan UEP sesuai dengan rencana anggaran biaya yang di sampaikan dalam proposal,” ujarnya.

Kini kata Rafi, Sanggar Seni Rumbio Sakato telah memiliki perlengkapan yang cukup diantaranya, Pakaian Pemusik dan penari, alat musik tradisional (Gandang gadang/ tabuah, tasa, Talempong set, saluang dan Sound Sytem La­pangan) serta alat- alat Usaha Ekonomi Produktif berupa pembuatan keripik balado singkong mulai dari kecil seperti sendok pengaduk samapai ke mesin perajang singkong hingga mesin siler untuk pengepakan keripik.

Baca Juga  Efisiensi Dilaksanakan, Pemkab Solsel Lakukan Penyesuaian RKPD

Kemudian dijelaskan Rafi, bahwa dalam pertemuan gabungan sekaligus peresmian Sanggar Seni Rumbio Sakato pada Sabtu 30 Desember 2023 lalu yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Ketua LKAAM dan bundo Kandung Kota Solok serta Anggota DPR RI Komisi VIII Ibu Dra. Hj. Delmaria mitra kerja Kementerian Sosial RI.

Dalam kesempatan itu Kadis Sosial Zulfadli menyampaikan, agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan menurut semestinya, sehingga peran kearifan lokal dalam pen­cegahan dini terhadap potensi konflik sosial dapat teratasi.

Baca Juga  Masyarakat Menanti Pemimpin Baru

“Begitu juga dengan Usaha Ekonomi Produktif sanggar “Kulek- kulek Uda Dennai” dalam pengelolahan kerupuk singkong (ke­ri­pik balado) harus di perhatikan rasa, bentuk dan juga kwalitasnya,”  tang­kasnya.

Di sisi lain Ketua LKAAM Kota Solok, H. Rusli Kh. Sulaiman, Malin Marajo menyampaikan ucapan terikasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah mensenergikan peran dan pelestarian kegiatan daerah lokal sehingga tradisi khas anak nagari tidak hilang dimakan masa.

Di sisi lain dalam sambutannya Dra. Hj. Delmaria menyampaikan akan mendukung dan membawa aspirasi daerah dan akan menyingkromkan de­ngan program pusat.

“Mengatisipasi terha­dap konflik sosial di te­ngah- tengah masyarkat selain program kearifan lokal (KL) juga ada program Keserasian Sosial (KS) dan pencegahan bencana so­sial lainnya. Dia berharap ada­nya koordinasi aktif lem­baga- lembaga sosial de­ngan Dinas Sosial setem­pat,” tutur Delmaria. (vko)