SOLOK, METRO–Sanggar Seni Rumbio Sakato Kelurahan Simpang Rumbio Kota Solok mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui program Kearifan Lokal. Ketua Pengurus Sanggar Seni Rumbio Sakato Muhammad Rafi, Rj. Malin, S.ST menyampaikan bahwa bantuan yang diterima tersebut benar dan merupakan bantuan hibah Kementerian Sosial RI berupa cash transfer dengan jumlah nominal Rp50 Juta.
Lebih jauh Rafi menyampaikan bahwa bantuan tersebut di gunakan untuk menunjang kegiatan kearifan lokal setempat dalam rangka pencegahan dini terhadap potensi kinflik sosial serta penguatan ekonomi di tengah- tengah lingkungan masyarakat setempat.
“Menyikapi dari bantuan sosial tersebut, kami telah membelanjankan barang barang yang dibutuhkan didalam sanggar dan UEP sesuai dengan rencana anggaran biaya yang di sampaikan dalam proposal,” ujarnya.
Kini kata Rafi, Sanggar Seni Rumbio Sakato telah memiliki perlengkapan yang cukup diantaranya, Pakaian Pemusik dan penari, alat musik tradisional (Gandang gadang/ tabuah, tasa, Talempong set, saluang dan Sound Sytem Lapangan) serta alat- alat Usaha Ekonomi Produktif berupa pembuatan keripik balado singkong mulai dari kecil seperti sendok pengaduk samapai ke mesin perajang singkong hingga mesin siler untuk pengepakan keripik.
Kemudian dijelaskan Rafi, bahwa dalam pertemuan gabungan sekaligus peresmian Sanggar Seni Rumbio Sakato pada Sabtu 30 Desember 2023 lalu yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Ketua LKAAM dan bundo Kandung Kota Solok serta Anggota DPR RI Komisi VIII Ibu Dra. Hj. Delmaria mitra kerja Kementerian Sosial RI.
Dalam kesempatan itu Kadis Sosial Zulfadli menyampaikan, agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan menurut semestinya, sehingga peran kearifan lokal dalam pencegahan dini terhadap potensi konflik sosial dapat teratasi.
“Begitu juga dengan Usaha Ekonomi Produktif sanggar “Kulek- kulek Uda Dennai” dalam pengelolahan kerupuk singkong (keripik balado) harus di perhatikan rasa, bentuk dan juga kwalitasnya,” tangkasnya.
Di sisi lain Ketua LKAAM Kota Solok, H. Rusli Kh. Sulaiman, Malin Marajo menyampaikan ucapan terikasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah mensenergikan peran dan pelestarian kegiatan daerah lokal sehingga tradisi khas anak nagari tidak hilang dimakan masa.
Di sisi lain dalam sambutannya Dra. Hj. Delmaria menyampaikan akan mendukung dan membawa aspirasi daerah dan akan menyingkromkan dengan program pusat.
“Mengatisipasi terhadap konflik sosial di tengah- tengah masyarkat selain program kearifan lokal (KL) juga ada program Keserasian Sosial (KS) dan pencegahan bencana sosial lainnya. Dia berharap adanya koordinasi aktif lembaga- lembaga sosial dengan Dinas Sosial setempat,” tutur Delmaria. (vko)





