PAYAKUMBUH/50 KOTA

Masjid Baitul Islam Lampasi Sediakan ATM Beras

0
×

Masjid Baitul Islam Lampasi Sediakan ATM Beras

Sebarkan artikel ini
MASUKKAN ATM BERAS— Salah seorang pemilik ATM beras mengambil beras di Masjid Baitul Islam Kecamatan Lampasi, Kota Payakumbuh. Tinggal ditempelkan kartu ATM beras pada mesin yang disediakan, langsung keluar beras.

LAMPOSI, METRO–Masjid Baitul Islam Kecamatan Lampasi, Kota Payakumbuh, lebih canggih dalam menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat dhuafa dan anak yatim yang berada di sekitar lingkungan masjid, berupa ATM Beras. Tinggal ditempelkan kartu ATM beras pada mesin yang disediakan, langsung keluar beras.

“Kita sudah launching program ATM beras ini sejak November 2023 kemarin. Dan sudah ada 30 orang dhuafa dan 14 orang anak yatim yang memiliki kartu ATM beras. Dan masing-masing bisa mendapatkan 3 liter atau sekitar 2,5 kilogram beras dalam satu pekan,” jelas Penanggungjawab ATM beras, Masjid Baitul Islam, Yayasan Al Islam, Kecamatan Lampasi, Kota Pa­yakumbuh, Anwar Sholihin, Rabu (10/1).

Disampaikannya, ma­sing-masing penerima su­dah diatur jadwal pengambilan berasnya di ATM mulai dari hari Senin-Sabtu setiap pekannya bagi masyarakat dhuafa pada waktu pagi hari. Dan khu­sus untuk hari Jumat disediakan untuk anak yatim setiap selesai sholat jumat. Jumlah beras yang diambil masing-masing penerima sudah ditentukan dan tidak bisa lebih.

“Kita sudah atur ATM beras bagi penerima, jadi hanya bisa mengambil sesuai jadwal yang sudah ditentukan termasuk jumlahnya 3 liter setiap minggu atau 2,5 kilogram. Arti­nya dalam satu bulan itu masyarakat dhuafa dan anak yatim bisa mengambil di ATM beras seberat 10 kilogram. Dan setiap hari untuk saat ini hanya 5 orang yang mengambil,” sebutnya dengan ramah kepada kawan-kawan media.

Baca Juga  Tim Visitasi KI Sumbar Sebut, Data yang Disajikan Pemkab Limapuluh Kota Sudah Baik

Menurutnya, Yayasan Al Islam, Masjid Baitul Islam sudah sejak tahun 2009 melakukan program sosial untuk memberikan bantuan beras kepada jamaah atau warga kurang mampu serta anak yatim. Namun, sebelumnya dilakukan secara langsung kepada penerima sekali satu bulan dengan berat 10 kilogram.

“Program bantuan beras ini sudah sejak 2009, tetapi disalurkan secara langsung. Dan baru November 2023 kemarin kita launching program pe­nyaluran beras ini dengan ATM beras. Pengurus terinspirasi melihat ada alat ATM beras di Bandung, dan ini lebih memudahkan dalam penyaluran dan penerima diberikan sekali seminggu,” jelasnya.

Dan untuk Kota Payakumbuh disampaikan Anwar Sholihin, ATM Beras di Masjid Baitul Islam yang pertama. Kemudian untuk di Sumatera Barat ini hanya ada 7 tempat yang sudah menggunakan ATM beras. “Di Payakumbuh ini yang pertama, kemudian ada di beberapa kabupa­ten kota lainnya di Suma­tera Barat, dan baru ada 7 ATM beras di Sumbar,” akunya.

Baca Juga  Event Tinju Pertama di Sumbar, Ribian Boxing Club Hadirkan Pertandingan Profesional dan Selebriti

Dia menargetkan sam­pai 200 orang penerima ATM beras di Masjid Baitul Islam, Lampasi. Para penerima itu benar-benar diseleksi sesuai kriteria yang sudah ditentukan diantaranya berpenghasilan rendah dan daya beli dibawah 30 ribu sehari serta faktor lainnya. “Seleksinya kita surve kerumah calon penerima, termasuk melihat daya belinya yang masih dibawah 30 ribu sehari. Kemudian tidak memiliki pekerjaan yang te­tap, dengan penghasilan tidak menentu,” jelasnya.

Dia juga menyebut, ATM beras ini dicanangkan sebagai bentuk salah satu fungsi masjid, dimana tidak hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga fungsi sosial kepada masyarakat yang ada disekitar masjid. “Ini bentuk fungsi masjid, kita tidak hanya memikirkan pembangunan infrastruktur masjid, tetapi juga ekonomi jamaah agar mas­jid itu semarak dan ramai dengan jamah se­tiap waktu sholat tiba, ja­ngan sampai ada masya­rakat sekitar masjid itu tidak memiliki makanan yang akan dimakan, disi­tulah masjid hadir untuk membantu,” ingatnya. (uus)