AGAM/BUKITTINGGI

Baru Diresmikan, Masjid Jihad Bawah Simpang 3 Gelar Shalat Jumat Perdana

0
×

Baru Diresmikan, Masjid Jihad Bawah Simpang 3 Gelar Shalat Jumat Perdana

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN— Bupati Agam, diwakili Asisten III Setda Agam, Andrinaldi resmikan pemakaian masjid dan salat Jumat pertama di Masjid Jihad Bawah Simpang 3, Lubuk Basung, Jumat (5/1).

LUBUK BASUNG, METRO–Bupati Agam, diwakili Asisten III Setda Agam, Andrinaldi resmikan pemakaian masjid dan salat Jumat pertama di  Masjid Jihad Bawah Simpang 3, Lubuk Basung, Jumat (5/1).

Laporan panitia, Indra Asmara, mengatakan bangunan masjid ini sudah lama dibangun, namun sebelumnya hanya berbentuk musala.

“Dengan berjalannya waktu, bangunan ini direnovasi dan disepakati oleh pengurus dan jamaah bahwasannya musala ini dirubah dan diganti menjadi masjid,” ujarnya.

Dijelaskan, perubahan atau pergantian musala menjadi masjid ini didasari dari berkembang dan bertambahnya pertumbuhan dan pemu­kiman penduduk dan masya­rakat di sekitar masjid.

Baca Juga  Penanganan Dampak Bencana di Agam, Bupati Datangi BNPB

Ditambah lagi di sekitar lokasi ini, belum ada masjid. Oleh sebab itu, masyarakat dan jamaah sepakat untuk merubah atau mengganti musala ini dengan masjid.

“Alhamdulillah hari ini, Masjid Jihad ini diresmikan dan juga dilakukan Salat Jumat pertama,” ujarnya.

Dikatakan, meskipun sudah diresmikan pemakaiannya, namun pembangunan masjid ini masih terus berlanjut, dan diharapkan pada tahun 2024 ini bisa selesai.

Sementara itu, Bupati Agam, diwakili Asisten III Setda Agam, Andrinaldi mengucapkan selamat kepada ma­syarakat atas diresmikannya Masjid Jihad ini.

Baca Juga  54 Pasien Sembuh, Kasus Aktif Covid Terus  Menurun di lingkungan Kabupaten A­gam

“Diharapkan kepada pengurus dan para jamaah untuk dapat mengelola masjid ini dengan baik,” harapnya.

Selain sebagai tempat untuk beribadah, ia meminta juga bisa menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan di tengah masyarakat.

“Mari makmurkan dan ramaikan masjid ini, dengan menggelar berbagai kegiatan yang positif, seperti kegiatan keagamaan, adat, budaya serta kegiatan-kegiatan masya­rakat lainnya,” ajaknya. (pry)