SOLOK, METRO–Kiprah kelompok tani ternak Hakuna Matata menarik perhatian Pemko Solok. Keberadaan kelompok tani ternak Hakuna Matata yang bergerak dibidang bididaya magot itu diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan sampah di Kota Solok.
Salah satu bentuk perhatian Pemko Solok, melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok, kelompok Hakuna Matata menerima bantuan pencacah sampah. Penyerahan mesin langsung diserahkan oleh Kepala Dinas, Edrizal, kepada Ketua kelompok tani ternak Hakuna Matata, Ukma Elsa Dias.
Diakui Edrizal, nesin pencacah berjumlah satu unit diberikan oleh Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Lingkungan Hidup merupakan bantuan hibah tahun 2023 dari APBD yang akan dimanfaatkan bersama anggota kelompok dalam aktifitas produksi maggot sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok tani ternak Hakuna Matata Kota Solok.
“Budidaya magot ini terus kita kembangkan melalui berbagai cara di antaranya penyediaan alat dan mesin pencacah ini agar aktivitas budidaya magot lebih efisien,” katanya.
Oleh karena itu, Edrizal berharap bantuan untuk kelompok tani melalui APBD tahun 2023 ini meningkatkan produktivitas kelompok tani ternak Hakuna Matata.
“Pembudidayan magot, yang berlokasi di Jalan Kalumpang, Kelurahan VI Suku yang dipimpin oleh Ukma Elsa Dias. Ukma mewakili Kelompok Tani Ternak Hakuna Matata menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan. Diakui bantuan ini sangat bermanfaat karena bisa memudahkan dalam pembudidayaan magot,” katanya.
Bantuan ini lanjutnya akan dipergunakan dan tidak akan memperjual belikan, memindah tangankan dan atau menyewaka mesin pencacah tersebut ke pihak lain demi untuk kelancaran usaha kelompok Tani Hakuna Matata. (vko)






