POLITIKA

Bertemu Petani Kota Solok, Anies Baswedan Terima Curhatan Soal Mahal dan Langkanya Pupuk

0
×

Bertemu Petani Kota Solok, Anies Baswedan Terima Curhatan Soal Mahal dan Langkanya Pupuk

Sebarkan artikel ini
CURHAT— Capres Anies Baswedan mendengar curhat masyarakat disela kunjungannya ke Kota Solok, Rabu (3/1).

SOLOK, METRO–Ajang curhat mewarnai kunjungan Capres Anies Baswedan ke Kota Solok, Rabu (3/1). Para petani menyampaikan keluhan terhadap mahal dan langkanya pupuk kepada Anies Baswedan. Sementara ma­sya­rakat badarai me­nyam­­paikan keluhan ma­hal­­nya kebutuhan hidup yang belakangan ini semakin menyulitkan hidup ma­syarakat.

Menanggapi keluhan petani dan masyarakat itu, Anies Baswedan memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat. Dirinya mengakui keluhan yang sama juga dirasakan oleh masyarakat Indonesia pa­da umumnya.

Untuk itu Anies me­nyuarakan perlunya pe­ruba­han yang nyata untuk menjawab persoalan dan keluhan yang dihadapi oleh masyarakat selama ini. Bahkan Anies menilai Su­matra Barat merupakan basis perubahan sejak da­hu­lunya.

Baca Juga  Prabowo Resmi Dukung Khofifah-Emil Maju Pilkada Jatim 2024

Dan masyarakat Su­matra Barat tambahnya tetap komit dengan gerakan perubahan yang terus disuarakan demi perubahan ke arah yang lebih baik.

“Gerakan perubahan perlu digemakan ke seluruh masyarakat agar kehidupan yang lebih baik dapat tercapai,” ujarnya disambut teriakan perubahan oleh masyarakat yang hadir semenjak pagi di GOR Tanjung Paku, Kota Solok untuk menyambut kedatangan calon presiden dengan nomor urut 1 itu.

Sebelum menemui ma­syarakat di GOR Tanjung Paku, Anies Baswedan men­­datangi para petani di kawasan areal sawah Solok. Disana Anies selain mendengarkan persoalan yang dihadapi oleh para petani, dirinya juga menyampaikan sejumlah ga­gasan untuk perobahan nyata guna menuju ke arah yang lebih baik.

Baca Juga  Relawan Dukung Irjen Pol (Purn) Fakhrizal Maju ke DPR RI

Di areal persawahan masyarakat itu, Anies Bas­wedan juga merasakan dan menikmati makan bajamba bersama masyarakat dan petani di Kota Solok. (vko)