Arsenal gagal merebut kembali puncak klasemen Liga Inggris dari Liverpool setelah kalah 0-2 dari tamunya, West Ham United pada Jumat (29/12) dini hari.
Arsenal mendominasi penguasaan bola tetapi kurang tajam melawan tim tamu yang disiplin, di mana Tomas Soucek dan Konstantinos Mavropanos mencetak gol. Soucek membuka keunggulan West Ham pada menit ke-13 setelah menjalani tinjauan VAR yang cukup panjang.
Tuan rumah Arsenal berusaha menyamakan kedudukan secepatnya, dan kiper West Ham Alphonse Areola melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang Bukayo Saka pada menit ke-30. Upaya lain dari Saka berujung pada bola yang mengenai tiang gawang pada akhir babak pertama.
Pola serupa kembali terjadi pada babak kedua, saat Arsenal berusaha keras menyamakan. Tetapi mereka justru kemasukan untuk kedua kalinya saat sundulan Mavropanos memanfaatkan bola tendangan sudut James Ward-Prowse bersarang di gawang David Raya pada menit ke-55.
Peluang bagus didapat Arsenal namun Gabriel Jesus gagal menaklukkan Areola dengan sundulan ketika berada dalam posisi yang bagus, dan tidak lama kemudian ia kembali membuang peluang dengan sundulan yang tidak tepat sasaran.
Kekalahan tersebut membuat Arsenal berada di posisi kedua dengan koleksi 40 poin, unggul satu poin atas Aston Villa dan tiga poin atas Manchester City, yang masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.
Seusai pertandingan, pelatih Arsenal Mikel Arteta mengungkapkan bahwa anak asuhnya gagal memanfaatkan peluang yang ada. Mikel Arteta mengatakan bahwa pertandingan tersebut paling membuat kecewa dalam empat tahun dia melatih Arsenal.
Mikel Arteta memberikan pujian atas kemenangan yang didapatkan oleh West Ham dan dia tetap mengapresiasi pemainnya. “Saya mengucapkan selamat kepada West Ham dan memuji para pemain saya. Itulah yang bisa saya katakan,” ujar Mikel Arteta dilansir Beinsports.
“Inilah sepak bola. Ketika Anda melihat seberapa banyak yang kami hasilkan dalam pertandingan, melihat hasilnya sangat mengecewakan.”
“Namun mereka lebih baik dari kami di kedua kotak penalti. Mereka memiliki dua tembakan, dengan tiga tendangan penalti. Kami memiliki 30 tembakan ke gawang,” lanjutnya.
Mikel Arteta sangat disayangkan perihal dominasi Arsenal selama pertandingan tapi mereka tidak bisa menang maupun mencetak gol satu pun. “Jika kami tidak mencetak gol dengan 30 tembakan, maka kami harus melakukan 50 atau 60 tembakan untuk mencoba mencetak gol. Itulah satu-satunya hal.”
“Saya tidak dapat membayangkan sebuah pertandingan di mana kami memiliki lebih banyak sentuhan di dalam kotak penalti, lebih banyak dominasi dan lebih sedikit situasi untuk lawan melawan tim West Ham yang sangat bagus. Namun hari ini, itu tidak cukup untuk memenangkan pertandingan,” kata Arteta.
Lebih lanjut, Arteta juga menanggapi pertandingan tersebut membuat dia frustasi selama menjadi seorang pelatih. “Ya. Tetapi inilah sepak bola. Biasanya, ketika tim menghasilkan begitu banyak peluang, mereka akan memenangkan pertandingan,” jawab Arteta. (jpg)





