BERITA UTAMA

BNNP Sumbar Razia Enam Tempat Hiburan Malam, Tiga Pengunjung Positif Sabu, Salah Satunya Wanita Bawah Umur

0
×

BNNP Sumbar Razia Enam Tempat Hiburan Malam, Tiga Pengunjung Positif Sabu, Salah Satunya Wanita Bawah Umur

Sebarkan artikel ini
RAZIA— Tim BNNP Sumbar melakukan tes urine terhadap pengunjung tempat hiburan malam. Sedangkan tiga orang yang positif narkoba dibawa ke BNNP Sumbar.

PADANG, METRO–Cegah peredaran nar­koba menjelang perayaan Tahun Baru 2024, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumbar merazia sejumlah tempat hiburan malam di Kota Padang, Jumat dinihari (29/12). Hasilnya, tiga orang pengunjung dinyatakan positif meng­konsumsi sabu setelah dilakukan tes urine.

Mirisnya, salah seorang pengunjung yang positif konsumsi sabu masih berusia di bawah umur. Pengunjung itu diketahui berjenis kelamin perempuan berinisial I (17). Sedangkan dua pengunjung lainnya yang juga positif sabu, R (41) dan S ( (30).

Kepala BNN Provinsi Sumbar, Brigjen Pol Tri Ju­lianto Djatiutomo yang memimpin langsung razia pada malam itu mengatakan, pihaknya melakukan razia ke enam tempat hiburan malam,  yakni Teebox, Anggel Wing, Paradise, Vegas, Hot Station, dan Damarus.

“Razia yang kita laksanakan dengan melakukan tes urine kepada seluruh pengunjung tempat hiburan malam dan juga pekerja tempat hiburan malam. Alhasil, kita men­dapatkan tiga orang yang positif sabu, di Angel Wing satu orang, dan Paradise dua orang,” kata Kepala BNN Provinsi Sumbar, Brig­jen Pol Tri Ju­lianto Djatiutomo.

Brigjen Pol Tri Julianto menjelaskan, seorang pengunjung di Angel Wing yang positif mengonsumsi sabu merupakan perempuan, sedangkan dua orang pengunjung di Paradise, laki-laki dan perempuan.

“Anggel Wing itu perempuan dan masih remaja dan di bawah umur. Sedangkan dari Paradise, laki laki dan perempuan, itu juga masih anak-anak mu­da. Setelah ketiganya terbukti positif memakai nar­koba, mereka kami bawa ke Mako BNNP Sumbar untuk pemeriksaan lanjutan,” jelas Brigjen Pol Tri Julianto.

Diungkap Brigjen Pol Tri Julianto, terhadap ketiganya, BNN Provinsi Sumbar akan melakukan asesmen, lalu pihaknya membuat berita acara pemeriksaan untuk mendalami dari ma­na mereka mendapatkan sabu yang mereka konsumsi.

“Kami tetap konsisten menjaga masyarakat di wilayah setempat, agar terhindar dari pengaruh dan bahaya narkotika.  Kita juga menghubungi orang-tuanya, sehingga mereka bisa mengawasi putra-putrinya agar tidak kecanduan atau terulang lagi mengonsumsi narkotika jenis sabu,” sebutnya.

Ditegaskan Brigjen Pol Tri Julianto, ancaman nar­kotika akan berdampak merusak generasi muda, se­bagai peneris masa bangsa. Oleh sebab itu, kegiatan itu akan dilakuksan terus secara rutin. Khusus pada malam itu, ia menyebut razia dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkotika, terutama menjelang pergantian ta­hun baru.

“Kegiatan ini betul betul-betul untuk mencegah atau mengantisipasi ma­syarakat Sumbar tidak ter­kena dampak buruk narkotika. Kami bekerja sama dengan instansi terkait mengikutsertakan POM TNI,  Polda Sumbar.Kita berharap 2024 penyalah gunaan narkotika bisa kita tekan seminimal mungkin, sehingga Sumbar menjadi provinsi yang Bersinar (Bersih Narkoba),” pung­kasnya. (rgr)