SOLOK, METRO–Dinas Kesehatan Kota Solok gelar Bimbingan Teknis Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu tingkat Kecamatan dan tingkat Kelurahan. Peserta bimtek pokjanal sebanyak 40 orang yang terdiri dari Puskesmas, Poskeskel, Ketua TP-PKK Kelurahan, dan juga Kader-kader posyandu Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok.
Tujuan dilaksanakannya Bimtek Pokjanal ini untuk mengoptimalkan koordinasi dan pemantauan pelaksanaan Posyandu di Kota Solok.
Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Solok Niko Rianda Putra, mengatakan bahwa fungsi pembinaan ada 3 aspek manajemen. Antara lain aspek program, aspek kelembagaan, aspek personil atau sumber daya manusia pengelola Posyandu.
“Pokjanal memiliki peranan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan di tingkat kelompok kerja dan tugasnya yaitu merencanakan dan dokumentasi kegiatan ditingkat Kelurahan, Kota hingga Provinsi,” ujar Niko.
Dia mengharapkan agar kedepannya Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) lebih mengoptimalkan peran, tugas pokok, dan fungsinya.
“Kami berharap dengan terselenggaranya bimtek ini para peserta juga dapat mengembangkan program/ kegiatan unggulan dan inovatif dalam pengembangan partisipasi, gotong royong dan swadaya masyarakat lingkup posyandu,” tambahnya.
Adapun tugasnya seperti setiap Kecamatan wajib membuat SK dan Tim Pokjanal, membuat rencana kerja di tingkat Kecamatan, membuat rencana pembinaan setiap posyandu di Kecamatan, dan mengevaluasi kinerja serta pembinaan kapasitas kader. “Masukan yang diharapkan dari pertemuan ini adalah kebijakan dan dukungan Penganggaran Pokjanal Posyandu di Kota Solok, dan optimalisasi peran Pokjanal Posyandu di setiap jenjang,” tuturnya. (vko)





