SAWAHLUNTO, METRO–Jelang malam tahun baru 2024, masyarakat Kota Sawahlunto khususnya pedagang bertanya terkait informasi mengenai kebebasan dalam malam tahun baru 2024. Pedagang kaki lima di Puncak Cemara Nal menanyakan informasinya, apakah nanti pada saat malam tahun baru diizinkan masyarakat warga berkumpul merayakan tahun Baru ataukah seperti aturan tahun kemarin yang masih menggunakan aturan covid.
“Pengalaman tahun baru 2023 pada saat warga Sawahlunto juga warga rantau sedang berkumpul di puncak Cemara akan mengadakan perayaan tahun Baru, namun dibubarkan oleh Satpol PP. Sehingga kami sebagai pedagang juga ikut rugi,” ujarnya.
Hal senada diucapkan juga oleh beberapa pedagang kaki lima mereka juga mengharapkan agar pada saat perayaan malam tahun baru sudah bisa melaksanakan perayaan dengan leluasa tidak ada larangan berkumpul sehingga kami pedagang bisa meraup keuntungan di malam tahun baru 2024.
Penjabat Wali Kota Sawahlunto Zefnihan mengungkapkan, terkait malam tahun baru tetap seperti malam-malam yang lainnya. Kalau ada keramaian yang melibatkan orang banyak, sesuai mekanisme melalui perizinan dari kepolisian.
“Kita berharap masyarakat dalam setiap kegiatannya tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Kalau ada perubahan nanti kita umumkan, sekali lagi utk keramaian yg melibatkan orang banyak melalui izin dari Kepolisian,: tegas Zefnihan. (pin)






