Sebagai BUMN, PLN tidak hanya mengutamakan profit, tetapi juga social value. Dukungan terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bentuk komitmen PLN untuk mencapai Sustainability Development Goals (SDG’s) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi utamanya dalam pilar pembangunan ekonomi guna mewujudkan pemberdayaan komunitas berkelanjutan.
PLN Peduli memegang komitmen untuk selalu hadir bagi masyarakat serta sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG). Ini juga sebagai pembuktian bahwa PLN tidak hanya andal memasok listrik, tapi juga mendukung masyarakat agar mandiri secara berkelanjutan.
Hal ini terbukti dengan pembinaan yang dilakukan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (PLN UIP Sumbagteng) dalam Program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Melalui bantuan dan pembinaan UMKM dari Hulu ke Hilir, hal ini mulai menampakkan hasil. Salah satu diantaranya UMKM Dapur Aru (PT Mond Nature Lestari) yang berfokus pada budidaya & pengolahan tanaman kelor. Berkat kolaborasi PLN UIP Sumbagteng bersama Bea Cukai Kota Dumai, untuk pertama kalinya berhasil menghantarkan salah satu produk UMKM Dapur Aru yaitu daun kelor kering sebanyak 100 kg untuk diekspor ke Malaysia.
Pengiriman perdana produk UMKM Dapur Aru ke Malaysia dilaksanakan pada Rabu (20/12/2023) melalui Pelabuhan Dumai di kota Dumai. Dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (Kasi PLI) Bea Cukai Dumai, Sukma Mahendra Putra dan Assisten Manager Komunikasi PLN UIP Sumbagteng, Anggraeny Glory.
Kegiatan ekspor ini dilakukan dengan skema Business to Business (B2B) yang merupakan hasil manis undangan kegiatan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru kepada PLN UIP Sumbagteng perihal keikutsertaan UMKM binaannya dalam kegiatan Festival Usahawan Nusantara yang digelar oleh Perbadanan Usahawan Johor Bahru (PUJB) pada bulan November lalu, dimana diikuti oleh beberapa negara serumpun seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore dan Brunei Darussalam. Melalui kegiatan tersebut, UMKM Dapur Aru mendapat banyak respon baik dari potential buyer yang menawarkan kerjasama Business to Business (B2B) maupun Business to Consumer (B2C).
Ditemui disela kegiatan ekspor perdananya, Direktur PT Mond Nature Lestari (UMKM Dapur Aru), Nurhidayah Sari menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dalam memulai UMKM Dapur Aru hingga mendukungnya mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam memasuki pasar internasional.
“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN UIP Sumbagteng yang telah memberikan binaan, bantuan dan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pelatihan yang penuh pengetahuan dan insight baru, pameran skala nasional maupun internasional dan utamanya membantu menyambungkan dengan pihak terkait seperti Bea Cukai Dumai sehingga ekspor perdana ini alhamdulillah bisa terlaksana dengan lancar”, ucap Sari.
Sari berharap dengan kondisi saat ini dapat mengoptimalkan strategi ekspor dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan di tingkat global.
“Ini merupakan penerapan konsep-konsep yang telah kami pelajari dari pelatihan dan pembinaan PLN selama ini. Lalu pada proses ekspor kami benar benar didampingi mulai pengurusan dokumen, perizinan, dan tata cara dalam ekspor barang, dan ternyata ekspor itu mudah. Saya yakin masa depan bisnis kami di pasar internasional akan cerah. Dari Kampar Go Global!”, tutup Sari
Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UIP Sumbagteng, I Njoman Surjana D. menyambut baik ekspor perdana UMKM binaan PLN Peduli. Selain membangun pasar internasional, UMKM binaan berpotensi menjalin kerjasama bisnis dengan mitra potensial.
“PLN melihat potensi dan peluang UMKM untuk go international sangat besar, sehingga kesempatan UMKM untuk masuk ke pasar ekspor terbuka lebar. Produk kreatif karya anak bangsa di Riau dapat bersaing dengan produk di lingkup dalam negeri maupun luar negeri, karena memiliki kualitas yang tidak kalah”, ujar Njoman.
Ditemui dilain kesempatan, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sumbagteng, Hendra Suteni juga menjelaskan kegiatan kolaborasi dengan Bea Cukai ini merupakan salah satu bentuk dukungan PLN dalam mendukung kemajuan UMKM.
“Melalui kolaborasi apik ini diharapkan dapat menjadi akselerator peningkatan UMKM dalam memperluas pasar internasional, karena kemudahan pelaksanaan ekspor nyata terlihat. Yang terpenting saat terjun ke pasar global adalah komitmen, sebagai modal untuk membangun kepercayaan buyer agar transaksi bisa berjalan dalam jangka panjang”, kata Hendra.
Kasi PLI Bea Cukai Dumai, Mahendra mengungkapkan, dengan adanya kegiatan ekspor perdana ini menunjukan bahwa produk-produk di Provinsi Riau memiliki potensi yang besar untuk nemembus pasar internasional. “Harapannya melalui kegiatan pelepasan ekspor perdana ini turut memberikan inspirasi bagi UMKM lain di wilayah Riau agar dapat segera merealisasikan ekspornya”, ujar Mahendra.
Ini merupakan salah satu capaian keberhasilan yang diharapkan dapat menginspirasi serta menumbuhkan semangat UMKM lain khususnya Binaan TJSL PLN Peduli untuk “GO EXPORT!”.(*)






