METRO SUMBAR

Sempat Diguyur Hujan, Konser “Kami Minang” Sukses

0
×

Sempat Diguyur Hujan, Konser “Kami Minang” Sukses

Sebarkan artikel ini
SUKSEK— Meski diguyur hujan lebat, Konser ”KAMI MINANG“ di Istano Baso Pagaruyung, Senin (25/12) malam, berlangsung meriah dan sukses.

TANAHDATAR, METRO–Walau sempat diguyur hujan, Konser Amal Masjid Jami’ Minangkabau (Kami Minang) yang diisi Fadly Padi Reborn, Iman Jrocks, Ustadz Derry Sulaiman dan Prof. Dr. Ir. Raudha Thaib, M.P. berlangsung lancar dan aman.  “Hujan ini pertanda rahmat, semoga apa yang diniatkan untuk pembangunan Mas­jid Jami’ Minangkabau di­mudahkan oleh Allah SWT,” ujar Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM. saat menghadiri acara itu, di Istano Basa Pagaru­yung, Senin (25/12).

Bupati Eka Putra me­nyebutkan bahwa Peme­rintah Daerah (Pemda) Ta­nah Datar mendukung da­lam pembangunan Masjid Jami’ Minangkabau yang berlokasi di Bukik Sangok, Kecamatan Rambatan itu.

“Alhamdulillah, kegiatan ini diinisiasi putra dae­rah Tanah Datar, yang mewakili yayasan Spirit Of Ummah, ini suatu niat yang luar biasa. Dan, pemda Tanah Datar mendukung pembangunan Masjid ini,” ujar Bupati Eka Putra.

Baca Juga  Pengendalian Inflasi Daerah, Mahyeldi Bersama TPID Sepakati 7 Langkah Strategis

Bupati Eka Putra menambahkan pembangunan Masjid itu pun, didukung sebagian besar perantau asal Tanah Datar dengan ikut berdonasi pada saat itu. “Hadirnya perantau di kegiatan ini, menandakan bentuk dukungannya atas pembangunan Masjid Jami’ Minangkabau. Mudah-mu­dahan  dukungan ini, mempercepat berdirinya Masjid tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur diwakili Kacabdi Wi­layah IV Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Sumbar) Syafrudin Abbas, S.Pd. M.M. mengatakan pembangunan Masjid Jami’ Minangkabau sebagai upaya dalam memperjuangkan kemaslahatan umat. “Berbagai manfaat yang lahir dalam pembangun suatu Masjid, salah satunya sebagai wadah untuk mena­namkan kebajikan dan mem­perjuangkan kemas­lahatan umat,” ujarnya.

Ia pun menyebutkan bahwa tidak menutup kemungkinan berdirinya Masjid Jami’ Minangkabau sebagai wisata religi yang akan menjadi tujuan wi­satawan baik lokal maupun mancanegara. “Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menargetkan 8, 2 juta kunjungan wisatawan, sampai bulan Oktober telah tercapai 8,1 juta kunju­ngan. Dari sinilah, kita melihat Sumbar, telah menjadi tujuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Berdirinya, Masjid Jami’ Minangkabau menjadi wi­sata religi, akan mendukung peningkatan wisata­wan,” ujarnya.

Baca Juga  BKPSDM Gelar Sosialisasi Prapensiun Bagi PNS di Padang Panjang

Seterusnya, Ketua Diaspora dan tokoh perantau Prof. Dr. Fasli Jalal mengatakan pembangunan Masjid Jami’ Minangkabau akan menambah jumlah ikon wisata religi di Sumbar. “Jika dilihat dari desainnya Masjid Jami’ Minangkabau sangat spektakuler, inilah rencana besar, yang disusun teman-teman alumni ITS, dengan pikiran yang mendunia. Diharapkan Masjid ini, tidak saja berfungsi pusat ibadah, tapi juga pusat muamalah, pusat pemberdayaan dan rujukan,” ujarnya. (ant)